Moneter.id – Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA),
Jahja Setiaatmadja meraup dana segar dengan total sebesar Rp1,85 miliar setelah
melepas saham BCA dalam dua tahap.
Corporate Secretary Bank BCA, Jan Hendra mengatakan,
Jahja melego saham Bank BCA dalam dua kali kesempatan. Pertama, Jahja melego
sejumlah 52 ribu saham Bank BCA dengan nominal Rp27.800 per saham. Dengan
begitu, dari transaksi awal ini, Jahja mengantongi dana sebesar
Rp1.445.600.000.
”Saham sebelum transaksi berjumlah 8.060.602 lembar,
sedangkan setelah transaksi berjumlah 8.008.602 lembar,” ujarnya, Rabu (06/2).
Sementara itu, lanjut Jan, pada transaksi kedua,
Jahja melepas sejumlah 14.400 lembar saham Bank BCA dengan nominal sebesar
Rp28.150 per saham sehingga total dana yang diraup Jahja pada transaksi kedua
mencapai Rp405.360.000. “Saat ini kepemilikan saham Jahja
dalam Bank BCA mencapai lebih dari 7,99 juta saham,” bebernya.
Sejak listing pertama kali di Bursa pada 31/05/2000
dengan harga IPO Rp1.400 per saham, harga saham Bank BCA sudah meroket hingga
ke level Rp27.500-an per lembar saham.
Pada perdagangan bursa pagi kemarin, saham Bank BCA
sudah naik 50 poin atau 0,18% ke level Rp27.550 per lembar saham. Sepanjang
sesi I berjalan, sejumlah delapan juta saham sudah diperdagangkan dengan nilai
mencapai Rp220,25 miliar.




