Kamis, Januari 15, 2026

Hasil Survey Grant Thornton IBR, Pelaku Bisnis Indonesia Optimis Sambut 2021

Must Read

Moneter.id – Organisasi global yang
menyediakan jasa audit, tax, dan advisory, Grant Thornton kembali mengeluarkan
laporan tahunan Grant Thornton International Business Report (IBR) untuk
menggambarkan persepsi pelaku bisnis global terhadap perkembangan bisnis dan
ekonomi untuk tahun 2021.

“Tahun
ini merupakan menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan ekonomi global,
termasuk Indonesia. Pandemi virus COVID-19 yang berdampak sangat dahsyat di
seluruh sektor usaha membuat perekonomian Indonesia melambat,” tulis keterangan
resmi Grant Thornton yang diterima Moneter.id, Selasa (22/12/2020)

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia resmi memasuki fase
resesi setelah mengalami minus dalam dua kuartal berturut-turut yaitu minus
5.32% pada kuartal II dan minus 3.49% pada kuartal III di tahun 2020.

Sementara,
menurut para ahli ekonomi, pertumbuhan ekonomi tahun depan akan sangat
bergantung pada pengadaan dan efektivitas vaksin Covid-19 yang akan masuk ke
Indonesia.

Namun
memasuki tahun 2021, pelaku bisnis Indonesia memandang optimis 12 bulan ke
depan bahwa ekonomi akan semakin membaik. Hal ini diyakini oleh 79% responden,
angka tersebut naik signifikan dari level 56% pada survei IBR di pertengahan
tahun 2020, angka ini cukup menggembirakan karena menempatkan pelaku bisnis
Indonesia di peringkat 2 dunia setelah China terkait optimisme pelaku bisnis
secara global.

Grant
Thornton IBR menyebutkan 56% pelaku bisnis di Indonesia memprediksi pendapatan
perusahaan mereka akan naik pada tahun 2021 dan 50% pelaku bisnis lainnya
meyakini kegiatan ekspor perusahaan akan tumbuh positif di tahun depan sehingga
mendukung tingginya optimisme bisnis mereka di tahun depan.

“Tahun
ini merupakan tahun yang berat bagi hampir seluruh sektor ekonomi. Untuk
kedepannya, kami melihat pertumbuhan ekonomi akan sangat ditentukan dengan
pengendalian pandemi dan efektivitas dari vaksinasi,” kata Johanna Gani, CEO
Grant Thornton Indonesia.

Menurutnya,
salah satu kunci lain pemulihan ekonomi adalah menumbuhkan daya beli masyarakat
dengan memastikan kelancaran percepatan penyerapan anggaran bantuan sosial dan
berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli.

Hasil
survei IBR menyebutkan 77% dari pelaku bisnis Indonesia merasa puas dengan
hasil kerja pemerintah Indonesia dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Sebanyak
40% dari pelaku bisnis juga berpendapat bahwa kebijakan yang diambil pemerintah
cukup seimbang antara penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan perekonomian
nasional.

Terkait
“New Normal” di tahun 2021, sebanyak 55% dari pelaku bisnis Indonesia meyakini
keadaan akan kembali seperti halnya sebelum terjadi pandemi dimana orang-orang
akan kembali bekerja di kantor, meskipun 32% pelaku bisnis lainnya juga
berpendapat akan lebih banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan work from home (WFH) untuk pekerja mereka setelah hampir setahun ini melihat efektivitas
dari kebijakan tersebut.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img