Rabu, Januari 14, 2026

Hino Finance Indonesia Terbitkan Obligasi Sebesar Rp700 miliar dalam 2 Seri

Must Read

MONETER
– PT Hino Finance Indonesia berencana melaksanakan penawaran umum obligasi I
Hino Finance Indonesia tahun 2022 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp700
miliar yang terdiri dari dua seri, yaitu obligasi seri A dan seri B.


Penerbitan obligasi ini didukung oleh PT DBS Vickers
Sekuritas Indonesia dan PT CIMB Niaga Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi. Sedangkan Lembaga dan Profesi Jasa Penunjang Pasar Modal yang
turut membantu adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Wali
Amanat.


Kata Presiden Direktur PT Hino Finance
Indonesia, Hajime Kawamura, obligasi seri A memiliki tingkat bunga tetap dan
berjangka waktu 370 hari kalender. Sedangkan Obligasi seri B memiliki tingkat
bunga tetap dan berjangka waktu 3 tahun. 


“Tingkat bunga yang ditawarkan untuk seri A berkisar
4% – 4,75%, sedangkan untuk seri B berkisar 5,75% – 6,75%,” ucapnya, Senin (11/7/2022).


Menurutnya, bunga obligasi akan dibayarkan setiap
tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran masing- masing bunga obligasi. Dana
yang diperoleh dari penawaran umum obligasi ini akan digunakan seluruhnya untuk
membiayai kebutuhan modal kerja persusahaan.


“Modal kerja ini dalam bentuk pembiayaan sebagaimana
kegiatan usaha yang dilakukan oleh perseroan,” ujar Hajime. 


Obligasi I Hino Finance Indonesia Tahun 2022 akan
memasuki masa penawaran awal pada 11-19 Juli 2022 dengan perkiraan tanggal
efektif pada 29 Juli 2022 diikuti dengan Masa Penawaran Umum pada 2-4 Agustus
2022 dengan tanggal penjatahan pada 5 Agustus 2022. Distribusi Obligasi secara
elektronik rencana dilakukan pada 9 Agustus 2022 dan akan dicatatkan pada BEI
pada 10 Agustus 2022.


Untuk diketahui, perseroan mencatatkan total aset sebesar
Rp3,49 triliun pada akhir 2021 atau turun dibandingkan capaian pada akhir 2020
yang sebesar Rp4,57 triliun. Lalu, naik tipis ke Rp3,62 triliun per Maret 2022.


Penurunan aset terutama karena piutang sewa
pembiayaan sebagai lini bisnis utama Hino Finance masih terkoreksi dari Rp3,5
triliun pada akhir 2020 menjadi Rp3,02 triliun pada akhir 2021.


Laba bersih Hino Finance naik dari Rp34,43 miliar
sepanjang 2020 menjadi Rp57,83 miliar pada 2021. Sementara laba sepanjang kuartal
I/2022 juga naik menjadi Rp15,56 miliar ketimbang periode sama tahun sebelumnya
senilai Rp13,26 miliar. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img