Moneter.co.id – Untuk kali pertama Indonesia
berpartisipasi dalamThailand Industry Expo (TIE) 2017 pada
25-30 Juli 2017 di Muang Thong Thani, Thailand. Ini merupakan langkah mengembangkan produk di bidang
otomotif, suku cadang, dan komponen kendaraan dalam mendorong industri dan
memperluas pasar di kawasan ASEAN.
Atase Perdagangan Bangkok Rita Tri Mutiawati mengatakan, partisipasi Indonesia dalam TIE 2017 juga diharapkan
memacu daya saing produsen komponen otomotif Indonesia dalam berinovasi.
Pameran yang digelar ke-4 kalinya oleh Kementerian Perindustrian Thailand mengusung tema “4.0 Industry Reform
Creates Future Opportunities in Thailand” dan dibuka Deputi Perdana
Menteri Thailand Somkid Jatusripitak.
Sebanyak
sebelas perusahaan komponen otomotif Indonesia terlibat dalam TIE 2017.
Perusahaan tersebut yaitu PT Astra Honda Motor, PT Dharma Polimetal, PT
Berdikari Metal Engineering, PT Nandya Karya Perkasa, PT Mada Wikri Tunggal, PT
Garuda Metalindo Tbk, dan PT Yasunli Utama Plastic.
Selain itu, juga ikut serta
dalam pameran tersebut PT Polytron (Thailand) Ltd, PT Pertamina Lubricants
Thailand, PT Eagle Indo Pharma, dan PT Fogerindo Barnama.
Partisipasi
Indonesia terlaksana berkat kerja sama antara KBRI dan Atdag Bangkok. Pada
pameran kali ini, perusahaan industri komponen mobil berkolaborasi dengan PT
Pertamina dalam memperluas jaringan ke Thailand yang merupakan negara industri
aksesori dan komponen mobil terbesar di Asia Tenggara.
Thailand juga memiliki
pabrikan pengolah komponen mobil global yang kondusif, jaringan kuat dalam
bidang otomotif, dan permintaan yang tinggi sebagai pemasok dunia. “Hal itu menjadi relevan bagi produsen komponen otomotif Indonesia untuk memiliki
partner di Thailand,” pungkas Rita. (Top)




