Minggu, Maret 1, 2026

Indonesia Gandeng KGC Promosi Mamin di AS

Must Read

Moneter.co.id – Indonesia bekerja
sama dengan Khong Guan USA Corp (KGC) dalam pameran Winter Fancy Food Show
(WFFS) pada 21-23 Januari 2018 di Moscone Center, San Fransisco, Amerika
Serikat (AS). KGC merupakan salah satu distributor terkemuka produk makanan dan
minuman (Mamin) Asia untuk membantu mendistribusikan produk-produk Indonesia di
AS.

Menurut KGC,
produk Indonesia yang ditampilkan pada umumnya telah siap untuk memasuki pasar
AS. Namun demikian, beberapa produk masih perlu disesuaikan dengan ketentuan
dan selera pasar AS, baik dalam hal kemasan maupun komposisi bahan agar
diterima pasar AS.

“KGC
memberikan panduan terkait beberapa produk yang dianggap siap untuk pasar AS,
terutama produk yang cocok untuk masuk dalam daftar distribusi produk mamin
KGC,” kata Koordinator Ekonomi Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San
Fransisco, Hanggiro Setiabudi, Senin (29/01).

Hanggiro
menambahkan, KGC telah memasok pasar Amerika Utara dan mengimpor lebih dari
2.000 produk dari 11 negara di Asia. Selain itu, KGC juga telah memasok secara
terus menerus ke berbagai supermarket dan jaringan ritel besar di AS, seperti
Kroger, Walmart, Target, Walgreen, Cost Plus, Ralph, dan Safeway.

“Masukan
yang diberikan KGC kepada para peserta sangat berharga, terutama mengenai kalkulasi
struktur harga, agar produk Indonesia dapat diterima di pasar AS. Kita juga
akan terus mengawal dan menjalin kerja sama dengan distributor agar produk
mamin Indonesia bisa menembus pasar AS,” jelas Hanggiro.

Pada
keikutsertaan kali ini, paviliun Indonesia menghadirkan empat perusahaan yaitu
Pondan, Kapal Api, Jawa Import, dan Harendong Arum Tea.

Keempat perusahaan
tersebut menampilkan berbagai varian produk makanan organik dan makanan olahan,
seperti berbagai bumbu rempah organik, teh premium, kopi premium, gula kelapa,
minuman air kelapa, makanan ringan serta berbagai bahan untuk pembuatan roti,
kue, es krim, dan sambal.

“Pameran
WFFS selalu menjadi pilihan bagi produsen makanan untuk meluncurkan berbagai
produk terbaru. Pameran ini juga menjadi tempat para buyer dan distributor
memilih produk baru yang akan mereka jual, baik untuk grosir maupun ritel,”
ujar Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Los Angeles, Antonius A.
Budiman.

Pameran WFFS
kali ini, diikuti sekitar 1.400 peserta dari 20 negara dan dihadiri sekitar
30.000 pengunjung. Peserta pameran terdiri dari pelaku industri terkemuka dalam
bidang makanan, restoran, dan katering seperti Wholefood, Kroger, Formaggio
Kitchen, Starbucks, Trade Joe’s, UNFI, KeHE, dan Southern Season, serta
sejumlah jaringan hotel.

Total nilai
pasar makanan premium di AS pada tahun 2016 sebesar USD 127,4 juta dengan
peningkatan sekitar 15% dari tahun sebelumnya. Produk utama makanan premium
yang dikonsumsi masyarakat AS yaitu keju dan keju nabati; daging sapi, unggas,
dan hasil laut baik yang beku atau yang didinginkan; kentang, pretzel, dan
makanan ringan; kopi dan kakao; serta roti dan makanan panggang.


(TOP) 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img