Moneter.id – Menteri
Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita menyampaikan, Indonesia dan
China akan meningkatkan kerja sama perdagangan.
“Kita
harap kerja sama ini dapat meningkatkan ekspor produk-produk potensial
Indonesia dan mengisi pasar-pasar di China,” ujar Mendag Enggar pada pertemuan
bilateral dengan Executive
Deputy Director of the Administrative Committee of Guangxi Pingxiang Integrated
Free Trade Zone Wang Fanghong akhir pekan lalu.
Mendag
menjelaskan pertemuan kali ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan Mendag
sebelumnya dengan Menteri General Administration of Customs (GACC) di Beijing
beberapa waktu lalu yang membahas tentang daerah perdagangan bebas di China.
Menurut
Mendag, zona perdagangan bebas di dua provinsi yaitu Guangxi dan Fujian dapat
menjadi pintu masuk bagi produk sarang burung walet setengah jadi, produk
buah-buah dan produk lainnya ke China. Hal tersebut dikarenakan dua provinsi
tersebut memiliki kekhususan sebagai zona perdagangan bebas.
“Kota
Pingxiang di Provinsi Guangxi dan Provinsi Fujian mendapat kekhususan dari
pemerintah China sebagai daerah ekonomi spesial. Kedua kota tersebut dapat
menerima berbagai komoditas yang kemudian akan diolah dan menjadi pintu masuk
ke pasar China. Komoditas Indonesia dapat masuk melalui jalur darat dan laut,”
tandas Mendag.
“Kita
harus bisa mengoptimalkan potensi ekspor produk Indonesia ke China karena China
memberi kesempatan pada Indonesia untuk memasukkan berbagai produknya ke China.
Peluang inilah yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” pungkas Mendag.




