Moneter.id
–
Emiten telekomunikasi PT Indosat Tbk. (ISAT) berencana melakukan pelunasan
terhadap obligasi sebesar Rp630 miliar yang jatuh tempo pada 3 Mei 2021.
Kata Corporate Secretary Indosat, Billy Nikolas Simanjuntak, perseroan
berencana melunasi pokok obligasi berkelanjutan II Indosat tahap III tahun 2018
seri B sebesar Rp630 miliar.
“Pelunasan dilakukan pada tanggal 3 Mei 2021
menggunakan dana dari fasilitas kredit yang tersedia dan belum ditarik saat
ini,” jelasnya dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (13/4)
Selain itu, Indosat
Ooredoo juga akan merampungkan kesepakatan penjualan 4.200 menara ke PT EPID
Menara AssetCo (Edge Point Indonesia) senilai US$750 juta.
Adapun, transaksi penjualan 4.200 menara milik Indosat
itu dilakukan lewat penandatanganan perjanjian jual dan sewa kembali bersama
Edge Point Indonesia yang merupakan anak usaha dari Edge Point Singapura.
Edge Point Singapura sepenuhnya dimiliki oleh Digital
Colony yaitu investor digital global dengan pengalaman luas serta memiliki dan
mengoperasikan menara seluler. Dengan transaksi mencapai US$750 juta, penjualan
ISAT ini menjadi transaksi terbesar di Asia.
Edge Point Indonesia dinyatakan sebagai pemenang
tender dari lelang menara ISAT. Transaksi ini diharapkan rampung pada kuartal
II/2021 dengan tunduk pada persyaratan umum.
Selanjutnya, ISAT akan meminta restu dari pemegang
saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencananya
diselenggarakan pada 6 Mei 2021.
Dalam transaksi ini, Indosat akan menyewa kembali
menara-menara yang telah dijual untuk jangka waktu 10 tahun dalam rangka memenuhi
persyaratan yang berlaku.




