Kamis, Januari 15, 2026

Indosat Bayar Pokok Obligasi Berkelanjutan I Tahap III/2015 Seri B Sebesar Rp301 Miliar.

Must Read

Moneter.id

PT Indosat Tbk (ISAT) melakukan pembayaran pokok obligasi berkelanjutan I tahap
III tahun 2015 seri B sebesar Rp301 miliar.  

Dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (13/12/2020),
perseroan menjelaskan,
sumber dana guna pelunasan pokok obligasi berasal dari
kas internal emiten.

Pada kuartal tiga 2020, ISAT mencatatkan rugi bersih sebesar Rp457,5 miliar
atau memburuk dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp284,6 miliar.
Hal itu disebabkan oleh dampak penyesuaian organisasi dan kenaikan biaya
keuangan dari liabilitas sewa.

Sementara pendapatan tumbuh 9,2% menjadi Rp 20,59 triliun dibandingkan
prideo yang sama tahun lalu. Rinciannya, pendapatan selular sebesar Rp17,03
triliun atau tumbuh 12,9% dibanding akhir September 2019 yang tercatat Rp15,08
triliun.

Sedangkan pendapatan MIDI sebesar Rp3,16 triliun, turun 2,5%. Adapun
pendapatan telekomunikasi tetap sebesar Rp395,5 miliar, atau turun 24%.

Disamping itu, perseroan mencatatkan basis pelanggan selular sebesar 60,4
juta, naik sebesar 2,8% dibandingkan sembilan bulan tahun 2019 dan pada
pada kaurtal III/2020 ini juga mengalami peningkatan sebesar 5,6% dibanding
kuartal II/2020 sebagai hasil dari penawaran produk yang baik serta kualitas
jaringan yang baik.

Sementara berdasarkan publikasi resmi PT Pemeringkat Efek Indonesia
(Pefindo), peringkat (rating) “idAAA” untuk PT Indosat Tbk dan
sejumlah surat utang yang telah diterbitkan perseroan.  

Selain itu, rating yang sama juga diberikan
untuk obligasi berkelanjutan III tahun
2018-2020, obligasi berkelanjutan II tahun
2017-2019, obligasi berkelanjutan I tahun 2014-2016,
dan obligasi VIII/2012 seri B.

Tak hanya itu, Pefindo juga menegaskan peringkat “idAAA (sy)” untuk sukuk
ijarah berkelanjutan III tahun 2018-2020 ISAT, sukuk ijarah berkelanjutan
II tahun 2017-2019 dan sukuk ijarah berkelanjutan I tahun 2014-2016.

Sementara prospek (outlook) dari peringkat perseroan adalah “stabil”. Di
sisi lain, pemulihan ekonomi pascapandemi yang lebih lama dari perkiraan dapat
berdampak pada daya beli yang berdampak pada penurunan konsumsi produk dan
layanan ISAT.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img