Selasa, Januari 27, 2026

Industri Pariwisata RI Naik 20 Persen, Salip Dua Negara Ini

Must Read

Moneter.co.id – Pertumbuhan industri pariwisata di Tanah Air diklaim telah menyalip Malaysia dan Thailand. Kondisi tersebut menunjukkan menggeliatnya pariwisata di Indonesia.

Asisten Deputi Pengembangan Wilayah Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika Nia Niscaya mengatakan, pertumbuhan industri pariwisata Indonesia hingga Juni 2017 mencapai 20%. Angka tersebut tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri nasional.

“Bahkan pertumbuhannya di atas Malaysia dan Thailand. Memang secara jumlah tidak. Tapi kita sedang bicara prospek. Prospek lebih penting,” ucapnya, Selasa (18/7).

Namun demikian, pertumbuhan industri pariwisata Indonesia masih di bawah Vietnam yang tumbuh 24%. Vietnam bisa melejit lantaran pemerintahnya melakukan deregulasi besar-besaran serta program low cost carriers (LCC).

Indonesia, lanjut dia, juga telah melakukan sejumlah langkah untuk menarik turis mancanegara. Misalnya melakukan deregulasi penyediaan elektronik navigation card serta penurunan tarif parkir kapal pesiar. Tujuannya agar biaya parkir bersandar tidak mahal.

“Kapal pesiar kan perlu tempat bersandar. Mereka pasti bosan di laut terus. Sementara kalau mereka bersandar, cukup bagus untuk mendongkrak jumlah wisman,” ujar Nia.

Selain itu, pihaknya pun memanfaatkan kemampuan keuangan dan kekuasan yang dimiliki pemerintah. Kekuasan itu diregulasikan dengan meminta instansi lain untuk menambah jam operasional. 

“Misalnya, saat membuka penerbangan langsung China-Manado, meminta agar PT Angkasa Pura menambah jam operasional,” pungkasnya 

Rep.Sam

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img