Moneter.co.id – Isu uang kembalian kurang yang dilakukan oleh petugas di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama menjadi pembicaraan didunia maya belakangan ini.
Terkait hal itu, PT Jasa Marga langsung memberikan klarifikasi, karena disebut salah memberikan uang kembalian dalam transaksi tol. Pihaknya telah mendalami potongan struk yang dapat memberikan data tanggal, jam transaksi, nomor resi, nama gerbang tol asal dan nomor gardu tol.
AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru, Rabu (29/3) mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV di gardu tol, Selasa (28/3), tepatnya pukul 21.48 WIB, ada sebuah mobil Honda Jazz dari GT Pasteur memasuki GT Cikarang Utama pada gardu tol nomor empat arah Jakarta untuk melakukan transaksi tol.
Ketika memasuki gerbang tol tersebut, pengguna jalan itu melakukan pembayaran tol sebesar Rp53 ribu, sesuai tarif tol yang berlaku, dengan menggunakan uang Rp50 ribuan (satu lembar) dan Rp10 ribuan (satu lembar), total Rp60 ribu. “Bukan dengan uang sebesar Rp100 ribu, sebagaimana yang disampaikan dalam akun media sosial,” katanya.
Heru menjelaskan, perlu kami klarifikasi bahwa uang kembalian yang diberikan oleh petugas pengumpul tol adalah benar, yakni sebesar Rp7 ribu dengan menggunakan pecahan satu lembar Rp5 ribu dan dua buah logam Rp1.000. “Apa yang disebarkan di media sosial tak benar adanya,” pungkasnya.
(TOP)




