Rabu, Januari 14, 2026

Ini Strategi BTN Antisipasi Kenaikan Biaya Umrah

Must Read

Moneter.co.id – PT Bank
Tabungan Negara Tbk. (BTN) yakin kenaikan biaya umrah ke Tanah Suci tahun ini tidak
akan berdampak signifikan terhadap minat masyarakat.

Sebelumnya pemerintah
Arab Saudi mengeluarkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 5% di awal
tahun 2018. Kebijakan ini akan berdampak pada kenaikan biaya umrah ke Tanah
Suci.

Direktur BTN Budi Satria
mengatakan, unit usaha syariah (UUS) BTN menyiapkan langkah antisipasi dengan
mengajak nasabah mempersiapkan biaya keberangkatan umroh dalam konsep menabung.

“Meliputi persiapan
biaya paket umroh dan uang saku selama menjalankan ibadah umroh sehingga
perubahan harga paket umroh telah diantisipasi melalui dana yang dikumpulkan,”
katanya,Kamis (11/01).

Sedangkan untuk
meningkatkan tabungan haji dan umrah, UUS BTN telah bekerja sama dengan banyak
pihak terkait dimasing-masing wilayah kantor cabang syariah Bank BTN.
“Untuk tabungan Haji dan Umrah BTN baru kami launching pada Agustus 2017,” ujarnya.

Sementara, Kementerian
Agama (Kemenag) dan empat asosiasi travel haji dan umrah sepakat untuk
menetapkan biaya referensi perjalanan umrah sebesar Rp20 juta per orang. Aturan
ini bertujuan agar para jamaah tidak tertipu oleh perusahaan penyelenggara
perjalanan haji dan umrah (PPIU) atau biro travel.

(HAP/Bns)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img