Kamis, Maret 12, 2026

ISAT Raup Pendapatan Rp51,2 triliun di Tahun 2023

Must Read

Moneter.id – Pada tahun 2023, Indosat Ooredoo
Hutchison (ISAT) membukukan pendapatan sebesar Rp51,2 triliun. Angka ini meningkat
10 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

“Hal ini didorong
oleh peningkatan kualitas pelanggan konsumen dan korporasi serta kinerja
positif dari semua lini bisnis perusahaan,” kata President Director and Chief
Executive Officer ISAT Vikram Sinha di Jakarta, Rabu (7/2/2024).

Jelasnya, dari
lini seluler pendapatan naik 8,7 persen yoy menjadi Rp43,7 triliun seiring
dengan peningkatan pendapatan data dan interkoneksi.

“Pendapatan
multimedia, data communication, and internet (MIDI) naik 13,0 persen yoy,
ditopang oleh peningkatan pendapatan layanan IT dan internet tetap,” ujarnya.

Pendapatan
telekomunikasi tetap juga melesat 28,4 persen yoy, dikontribusi oleh
peningkatan pendapatan telepon internasional dan jaringan tetap. Indosat juga meningkatkan
jumlah BTS 4G sebesar 30,7 persen yoy, menjadi 179.000 sites di seluruh
Indonesia.

Perusahaan
juga menyelesaikan proses integrasi jaringan di lebih dari 46.000 sites hanya
dalam waktu satu tahun dengan menggunakan teknologi multi-operator core network
(MOCN).

Penerapan
teknologi tersebut menjadikan jangkauan jaringan yang lebih luas, kualitas
layanan di dalam ruangan yang lebih baik, serta pengalaman internet yang lebih
cepat hingga dua kali lipat guna meningkatkan kualitas layanan dan memperluas
konektivitas di wilayah pedesaan.

Kecepatan
unduh dan latensi yang lebih baik meningkatkan pengalaman digital pelanggan untuk
layanan utama seperti video streaming dan gaming. 
Peningkatan
kualitas layanan itu berkontribusi terhadap pertumbuhan trafik data yang kuat
sebesar 14,8 persen persen yoy menjadi 14.417 petabyte (PB).

Perusahaan
mencatat kenaikan jumlah pelanggan home broadband (HBB) menjadi 336,9 ribu di
akhir 2023. 
Sedangkan
pengguna aktif bulanan (monthly active users/MAU) aplikasi milik Indosat, myIM3
dan bima+ turut meningkat pesat sebanyak 8,6 juta yoy menjadi 37,7 juta
pengguna, mencerminkan potensi bisnis digital yang menjanjikan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img