Selasa, Januari 27, 2026

ITPC – KJRI Kampanye Cinta Produk Indonesia di Arab Saudi

Must Read

Moneter.id – Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah dan
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah gencar Kampanye Cinta Produk
Indonesia
di Balai Nusantara KJRI
Jeddah, Arab Saudi pada 21 September 2018 lalu.

“Kampanye Cinta Produk Indonesia dilakukan untuk
mengajak masyarakat Indonesia yang tinggal di Arab Saudi agar tetap menggunakan
produk Indonesia,” ujar Konsul Jenderal RI M. Hery Saripudin.

Kampanye dihadiri lebih dari 400 warga negara Indonesia
(WNI) yang terdiri atas tokoh masyarakat, dosen, mahasiswa, pegawai bank,
organisasi masyarakat, asisten rumah tangga, importir produk Indonesia, serta
para pekerja di Organization Islamic Cooperation, Islamic Development Bank,
Perusahaan Abdul Latif Jamil Toyota, pabrik Indomie Pinehill, dan rumah sakit
di wilayah Jeddah, Makkah, dan Madinah.

“ITPC dan KJRI Jeddah, berkoordinasi dengan PF-Pensosbud
melakukan pendekatan kepada pengusaha Arab Saudi yang akan melakukan misi
pembelian ke Indonesia. Pendekatan dilakukan dengan memperkenalkan bahasa dan
budaya Indonesia melalui program khusus yang menargetkan bahasa Indonesia
menjadi bahasa yang dipakai saat berbisnis di Arab Saudi,” kata Hery.

Kepala ITPC Jeddah Gunawan menyampaikan bahwa saat ini
Indonesia banyak mengimpor produk minyak dan gas bumi (migas) dari Arab Saudi.
Sedangkan yang diekspor antara lain produk-produk mobil Toyota, ban, kertas,
pakaian, obat-obatan, makanan dan minuman (mamin), serta perikanan.

“Ekspor produk Indonesia harus terus dipromosikan.
Untuk itu, sudah menjadi tugas seluruh masyarakat Indonesia yang ada di Arab
Saudi agar menjadi Duta Promosi Indonesia,” imbuh Gunawan.

Duta Promosi Indonesia, lanjut Gunawan, bertugas
melakukan edukasi kepada diri sendiri, keluarga, sahabat, kolega, atasan, dan
hubungan dengan masyarakat Arab Saudi, serta untuk terus mempromosikan produk
Indonesia baik secara langsung maupun tidak langsung.

Di samping itu, ITPC dan KJRI Jeddah juga telah
mengembangkan KIOS yaitu sebuah aplikasi di telepon genggam yang berperan
sebagai niaga elektronik (e-commerce). Aplikasi ini berguna untuk mempercepat
komunikasi antara ekportir dan importir yang belum terjangkau oleh perwakilan
Indonesia di Jeddah.

Melalui sistem komunikasi baru ini, ITPC dan KJRI Jeddah
berperan sebagai verifikator dokumen perusahaan importir untuk melakukan
pengecekan dokumen di Chamber of Commerce and Industry (KADIN) Arab Saudi,
Ministry of Trade and Investment Arab Saudi, Saudi Arabian General Investment
Agency (SAGIA), dan badan zakat di Arab Saudi. Tujuannya, untuk memastikan
bahwa perusahaan importir merupakan perusahaan yang kredibel.

“Importir juga dapat meminta kepada kami untuk
memverifikasi dokumen importir berupa SIUP, TDP, dan dokumen lainnya di
Kemendag, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, atau dinas lainnya yang
membidangi urusan perdagangan,” tutur Gunawan.

Selain itu, ITPC dan KJRI Jeddah juga melakukan kampanye
menjadi konsumen cerdas. Para WNI diimbau untuk dapat menjadi konsumen cerdas
dengan mengenali ketentuan produk-produk Indonesia. Misalnya, mengetahui bahwa
setiap produk harus memiliki ketentuan seperti label bertuliskan produk
Indonesia, nomor registerasi Badan POM Indonesia, logo MUI dan nomor REG LPPOM
MUI, serta logo SNI.

“Sedangkan untuk menjamin keamanan produk mamin dan
obat-obatan Arab Saudi, masyarakat Indonesia juga perlu mengetahui bahwa produk
tersebut harus terdaftar di Saudi Food and Drug Authority dan mengenal logo
Saudi Accreditation and Standardization Organization (SASO) yang tertera di
kemasan produk,” pungkas Gunawan.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img