Selasa, September 15, 2026

Jalan Baru Kretek-Girijati Dibuka Uji Coba, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Pansela DIY

Must Read

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menguji coba pembukaan lalu lintas atau open traffic Jalan Baru Kretek–Girijati di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Uji coba yang berlangsung 14–20 September 2026 ini menjadi tahap awal sebelum ruas penghubung Kabupaten Bantul dan Gunungkidul tersebut dibuka secara permanen.

Ruas sepanjang 5 kilometer tersebut merupakan bagian dari pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Pantai Selatan (Pansela) Pulau Jawa. Kehadirannya tidak hanya ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka akses menuju kawasan wisata dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan DIY.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pengembangan jalur Pansela memiliki fungsi strategis karena dapat menjadi jalur alternatif sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap jaringan jalan di wilayah utara Pulau Jawa.

“Jalur Pantai Selatan dapat menjadi alternatif perjalanan bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi kepadatan di jalur utara dan Tol Trans Jawa, jalur ini juga memiliki potensi wisata yang sangat menarik karena melewati kawasan pantai selatan Pulau Jawa,” kata Menteri Dody.

Jalan Baru Kretek–Girijati sendiri telah rampung dibangun sejak 28 Agustus 2026. Pembangunan ruas tersebut dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY.

Ruas ini memiliki karakteristik cukup menantang karena terdapat 23 tikungan yang kemudian dikenal sebagai Jalur Kelok 23. Kondisi tersebut membuat tahap uji coba menjadi penting untuk mengukur respons lalu lintas sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur sebelum jalan dibuka sepenuhnya untuk masyarakat.

Selama periode open traffic, kendaraan yang diperbolehkan melintas dibatasi maksimal kendaraan roda empat. Selain itu, operasional jalan hanya berlangsung pada pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Pembatasan tersebut dilakukan karena masih terdapat pekerjaan lanjutan pada Paket Lot 17A Kretek–Girijati sepanjang 980 meter yang berada di bagian akhir ruas jalan baru. Dengan demikian, pembukaan sementara ini sekaligus menjadi momentum bagi Kementerian PU untuk mengevaluasi aspek keselamatan dan kondisi lalu lintas di lapangan.

Dari sisi ekonomi, keberadaan Jalan Baru Kretek–Girijati berpotensi memperkuat akses menuju kawasan pesisir selatan DIY yang selama ini memiliki potensi wisata cukup besar. Infrastruktur yang lebih baik dapat memperpendek hambatan mobilitas sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di sepanjang koridor Pansela.

Konektivitas tersebut juga diharapkan dapat membantu mendistribusikan beban lalu lintas dari jaringan jalan di wilayah utara. Dengan tersedianya jalur alternatif, pergerakan masyarakat dan barang menuju kawasan selatan dapat semakin mudah, sementara akses ke destinasi wisata pesisir menjadi lebih terbuka.

Pembangunan Jalan Baru Kretek–Girijati menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU dalam menjalankan Sasaran Utama PU608, yakni menyediakan infrastruktur yang andal dan berkualitas untuk memperkuat konektivitas sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi.

Jika seluruh tahapan pembangunan dan evaluasi berjalan sesuai rencana, ruas ini berpotensi menjadi salah satu pengungkit baru bagi aktivitas ekonomi di selatan DIY. Infrastruktur Pansela tidak lagi sekadar berfungsi sebagai jalur alternatif, tetapi diarahkan menjadi penghubung kawasan wisata, pusat ekonomi, dan permukiman yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA dan Batavia Perluas Pilihan Investasi Dolar Lewat Reksa Dana Syariah Global

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen memperluas pilihan investasi berbasis valuta asing melalui...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img