Senin, Januari 26, 2026

Jalan Tol Pertama di Ibu Kota Baru Bakal Beroperasi Akhir Oktober 2019

Must Read

Moneter.id – PT Jasa
Marga (Persero) Tbk menyatakan salah satu jalan tol yang dikelola oleh anak
usaha Jasa Marga yakni, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, yang akan melintasi
Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara hingga awal September 2019 ini hampir
rampung 100%.

Kepala
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR) Danang Parikesit menyatakan jalan tol itu sebagai salah satu bukti
perseroan mendukung penuh rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta
ke wilayah dua Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara dan
Penajam Paser Utara.  

Kata
Danang, jalan tol ini dapat segera digunakan oleh masyarakat pada akhir Oktober
2019. “Saat ini progres konstruksi seluruhnya telah mencapai 97%. Kami optimis
untuk Seksi II hingga Seksi IV Palaran dapat dioperasikan secara fungsional
akhir Oktober ini.

“Seksi V
dan I yang merupakan dukungan konstruksi Pemerintah masih ada beberapa yang
harus dikejar dan ditargetkan beroperasi pada akhir tahun 2019,” jelas Danang
disiaran pers yang diterima, Minggu (8/8).

Jalan
tol Balikpapan-Samarinda memiliki total panjang 99,350 Km terdiri dari 5 seksi,
yaitu Seksi V ruas Balikpapan (Km 13) – Sepinggan (11,500 Km), Seksi I ruas
Balikpapan (Km 13) – Samboja (22,025 Km), Seksi II ruas Samboja – Muara Jawa
(30,975 Km), Seksi III Muara Jawa – Palaran (17,300 Km) dan Seksi IV Palaran –
Samarinda (17,550 Km).

Jalan
tol dengan investasi sebesar Rp9,97 Triliun ini merupakan salah satu Proyek
Strategis Nasional (PSN), dimana dari lima seksi jalan tol, Pemerintah
memberikan dukungan konstruksi di Seksi V dan Seksi I dengan total panjang
33,115 Km yang bertujuan meningkatkan kelayakan finansial ruas tol tersebut.

Sementara
untuk Seksi II hingga seksi IV sepanjang 66,235 Km, pembangunannya menggunakan
dana dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu PT Jasamarga Balikpapan Samarinda
(JBS).

“Jalan
tol pertama di Pulau Kalimantan ini pasti menjadi cikal bakal pembangunan
infrastruktur lainnya untuk mengembangkan suatu kawasan ekonomi terpadu,”
tambah Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani.

Desi
menjelaskan,  jalan tol ini akan
terhubung langsung Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman,
Sepinggan, 11 Km dari Balikpapan. Dapat diproyeksikan juga jalan tol ini akan
mendapatkan bangkitan lalu lintas karena berperan sebagai penghubung ibu kota
negara dengan dua daerah utama lainnya, yaitu Balikpapan dan Samarinda.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pelatihan Ekspor Digital Ajak UMKM Ambil Peluang untuk Tembus Pasar Global

Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) antusias dalam mengikuti Pelatihan UMKM bertema “Membuka Peluang Ekspor di Era...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img