Moneter.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk sejak Januari 2017 hingga awal April 2017, telah menyalurkan Bansos Non Tunai kepada lebih dari 28.691 Keluarga Penerima Manfaat dengan total bantuan sebesar Rp14.2 Miliar. Sebanyak 13 kota dan kabupaten seluruh Indonesia, di antaranya adalah Ambon, Sumbawa Barat, Merangin, Solok, Mandailing Natal, Kapuas Hulu, Tabalong, Mempawah, Sambas, Kepulauan Seribu, Batam, Tapanuli Tengah, dan Nganjuk menerima bantuan tersebut.
“Melalui 10.643 unit kerja Bank BRI yang tersebar di seluruh Indonesia, para penerima Bansos PKH dapat melakukan penarikan secara tunai dana bantuan tersebut,” kata Sekretaris Perusahaan BRI Hari Siaga, Sabtu (15/4).
Hari melanjutkan, BRI juga kembali salurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1 tahun 2017. Kali ini penyerahan Bansos PKH dilaksanakan di Kendari, Sulawesi Tenggara.
“Ini merupakan komitmen Bank BRI untuk menyukseskan program pemerintah dimana dalam penyaluran Bansos tidak lagi tunai, agar Bansos menjadi tepat sasaran dan tepat guna,” ucapnya.
Bansos PKH merupakan Program Bantuan Non Tunai yang diinisiasi oleh Kemensos dan diperuntukkan bagi keluarga yang tidak mampu dengan menggandeng bersama perbankan sebagai penyalur dana bantuan.
Besaran bantuan yang disalurkan oleh pemerintah melalui lembaga keuangan perbankan adalah sebesar Rp.500.000.- yang diberikan selama tiga bulan untuk setiap keluarga.
“Rencananya program ini akan dilaksanakan dalam 4 tahap untuk setiap Kota/Kabupaten penerima bantuan selama satu tahun,” ujar Hari.
Dalam kegiatan tersebut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa didampingi oleh Direktur Kelembagaan Bank BRI Kuswiyoto menyerahkan Bansos PKH secara simbolis kepada 176 KPM. Target penerima manfaat Bansos Tahap 1 ini sejumlah 4.762 KPM yang tersebar di Sulawesi Tenggara.
Rep.Hap




