Moneter.co.id – PT Kimia Farma (Persero) Tbk meluncurkan ‘Kartu BUMN’ yang berfungsi sebagai alat pembayaran produk dan fasilitas yang dimiliki perusahaan-perusahaan BUMN.
Direktur Kalbe Farma, M Wahyuli Syafari mengatakan, peluncuran kartu debit ini bertujuan untuk menjaring dan memperluas basis konsumen ritel.
Ia menambahkan bahwa selain sebagai identitas karyawan perusahaan BUMN, Kartu BUMN tersebut bisa berfungsi sebagai kartu debit bahkan kartu kredit. “Kartu BUMN ini menjadi peluang kami untuk menjaring konsumen secara lebih luas lagi, termasuk keluarga pegawai BUMN,” ucap Wahyuli, Senin (10/4).
Sebelumnya KAEF telah melaksanakan perjanjian dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terkait kerja sama bank at work and co-branding ID Card BUMN. “Pada perjanjian ini, di tahap awal Kartu BUMN akan digunakan oleh seluruh karyawan Kimia Farma dan juga keluarganya,” kata Wahyuli.
Ia menuturkan Kartu BUMN akan memiliki fungsi pembayaran produk dan fasilitas yang disediakan oleh perusahaan BUMN. Pada tahap awal ini adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Pertamina (Persero). “Pemilik kartu akan mendapatkan loyalty program antar-BUMN sebagai kartu akses kesehatan dan fasilitas lainnya,” kata Wahyuli.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa saat ini ada 118 perusahaan BUMN yang ke depannya berpotensi menjadi pasar produk KAEF. Terlebih lagi, jelas dia, kartu ini memiliki program Indonesia Poin (Inpoin) yang akan menwarkan harga lebih murah. “Ibu Menteri BUMN (Rini Soemarno) meminta agar dalam enam bulan ke depan atau tahap awal ini bisa berjalan optimal,” ucap Wahyuli.
Namun, menurutnya, Kartu BUMN ini tidak bisa melakukan isi ulang di ATM bank-bank BUMN. “Ada fasilits sendiri untuk top-up maksimal Rp1 juta. Belum bisa di ATM karena kekhawatiran pada faktor keamanan, karena Kartu BUMN ini juga sebagai identitas karyawan BUMN,” ujar Wahyuli.
Rep.Top




