Moneter.co.id – Kementerian
Pariwisata (Kemenpar) menggandeng Jetstar Airways untuk menjaring lebih banyak
wisatawan asal Australia ke Indonesia melalui penjualan paket-paket wisata
Indonesia kepada masyarakat di negara tersebut. Pemerintah
Indonesia sendiri menargetkan mampu menjaring setidaknya 1,8 juta wisman asal
Australia sampai akhir tahun 2017.
Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang
Infrastruktur Judi Rifajantoro mengatakan Jetstar yang memiliki basis di
Australia dan Singapura memiliki potensi yang besar untuk mendatangkan
wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.
“Maskapai
ini bisa membangun jembatan bagi wisman asal Australia dan Singapura dengan
menjadikan destinasi di Indonesia sebagai titik singgahnya,” kata Judi,
Jumat (08/12).
Oleh
karena itulah, pihaknya berupaya menggandeng anak perusahaan Qantas tersebut,
salah satunya dengan menggelar program Consumer
Selling di pusat Kota Melbourne pada 6-11 Desember 2017.
Menurutnya,
Australia selama ini merupakan salah satu pasar utama pariwisata Indonesia
sehingga promosi pariwisata di berbagai kota strategis di negara tersebut perlu
dilakukan secara berkelanjutan.
Salah
satu kegiatan yang dilakukan untuk promosi pariwisata Indonesia di Australia,
khususnya Kota Melbourne, yakni promosi di area publik, yakni di mall di
Westfield Southland, Cheltenham Vic, dengan melakukan penjualan langsung paket
wisata ke Indonesia oleh Jetstar kepada calon wisman dari Melbourne.
Kemenpar
berharap upaya Jetstar untuk memasarkan paket-paket wisata ke Indonesia menjadi
salah satu langkah nyata untuk mendatangkan lebih banyak wisman Australia ke
Indonesia.
Judi
menambahkan sejumlah insentif juga disiapkan pemerintah, di antaranya berupa
promosi bersama dan insentif cash
hardselling. “Joint promotion bagi airline yang akan
menambah frekuensi penerbangan maupun membangun rute baru selain itu insentif
hardselling, yaitu bagi airline atau operator perjalanan wisata yang membawa
wisman dengan charter flight ataupun blocking seats pada penerbangan
reguler,” katanya.
Pihaknya
juga mengundang Jetstar untuk melakukan pertemuan bisnis demi menjaring saran dan
masukan dari maskapai terkait upaya mendatangkan lebih banyak wisatawan ke
Indonesia.
Sementara,
Executive Manager Government, Industry,
& International Affairs Qantas Rohan W. Garnett mengatakan Indonesia
merupakan pasar yang potensial untuk diterbangi sebab minat masyarakat
Australia untuk berkunjung ke beberapa tujuan wisata favorit mereka di
Indonesia sangat tinggi.
“Masyarakat
di Australia selama ini sangat meminati beberapa tujuan wisata di Indonesia, di
antaranya Bali, Lombok, dan Jakarta,” ujarnya. (TOP)




