Moneter.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melepas 19,05% saham PT
Jakarta Lingkar Baratsatu guna mendanai pembangunan jalan tol baru.
Direktur Keuangan JSMR, Donny Arsal mengatakan,
pelepasan saham itu ditandai dengan penandatangan akad jual beli saham PT
Jakarta Lingkar Baratsatu pada tanggal 29 Agustus 2018.
”Berdasarkan akat jual beli itu, PT Jasa Marga
Tbk melepas 94,8 ribu saham atau 10% kepada PT Margautama Nusantara dan 85.832
lembar atau 9,05% kepada PT Bangun Tjipta Sarana,” ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta, akhir pekan
lalu.
Dijelaskan, sebelum adanya transaksi, komposisi
kepemilikan Jakarta Lingkar Baratsatu adalah; 19,05% milik perusahaan berkode emiten JSMR ini, 25% dipegang
oleh PT Margautama Nusantara, 55,73 dimiliki oleh PT Bangun Tjipta Sarana dan
sebesar 0,22% dimiliki oleh PT Rekadaya Adicipta.
Kemudian, setelah transaksi, komposisi
kepemilikan saham berubah menjadi 35% dipegang oleh PT Margautama Nusantara, PT
Bangun Tjipta Sarana sebesar 64,78% dan PT Rekadaya Adicipta sebesar 0,22%.
Sebagai informasi, perseroan menyampaikan optimistis
bisa mencapai target operasional tol sepanjang sekitar 1.000 kilometer (km)
hingga akhir tahun ini. Namun syaratnya, proyek Trans Jawa bisa segera rampung.
Hingga saat ini, panjang tol milik JSMR yang sudah beroperasi mencapai 787 km.
“Sisanya sampai akhir tahun kira-kira akan
bertambah 205 km lagi, prinsipnya Trans Jawa bisa selesai,” kata Desi
Aryani, Direktur Utama JSMR.
Dengan demikian, total panjang tol yang akan
beroperasi di bawah naungan JSMR tahun ini akan mencapai 992 km, atau mendekati
1.000 km. Saat ini JSMR menguasai konsesi atau hak kelola tol dengan panjang
mencapai 1.527 km.
Desi menjelaskan, saat ini ada empat proyek
Trans Jawa Jasa Marga yang belum selesai. Di antaranya adalah ruas tol Batang-
Semarang, ruas Salatiga-Kartasura, ruas Wilangan-Kertosono dan sesi 3 tol
Gempol-Pasuruan.
“Empat itu belum selesai, sekarang
ruas-ruas tadi yang akan terus dikebut,” pungkas Desi.
(TOP)




