Kamis, Maret 5, 2026

Kalbe Farma Kantongi Penjualan Bersih Rp7,86 Triliun di Kuartal I/2023

Must Read

MONETER – PT
Kalbe Farma Tbk. (KLBF) membukukan penjualan bersih sebesar Rp7,86 triliun di kuartal
I/2023. Angka ini meningkat 12,2% dibandingkan priode yang sama tahun lalu.

 

“Pertumbuhan penjualan ini berhasil membawa laba bersih
perseroan mencapai Rp855,71 miliar, meningkat 2,5% dibandingkan Rp834,88 miliar
di periode yang sama tahun lalu,” kata Chief
Financial Officer
KLBF, Bernardus Karmin Winata, Rabu (3/5/2023).


Katanya, pemulihan kondisi makroekonomi pasca pandemi menciptakan peluang
pertumbuhan. Namun, perseroan tetap mewaspadai dampak inflasi serta gangguan
rantai pasokan yang berkepanjangan. Berbagai strategi yang diterapkan KLBF
antara lain dengan memperhatikan pentingnya pengelolaan rantai pasok, mengelola
kenaikan biaya bahan baku dengan kebijakan kenaikan harga, mengelola portofolio
produk, dan menjaga efisiensi biaya operasional.

 

Emiten farmasi ini juga mempertahankan likuiditas
keuangan yang kuat untuk mengelola modal kerja dan melakukan ekspansi.
Perseroan terus berfokus melakukan inovasi produk dan layanan agar dapat
memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

Dari segi pertumbuhan dan kontribusi, divisi obat resep
perseroan membukukan peningkatan penjualan sebesar 27,5% menjadi Rp1,94 triliun
dari sebelumnya Rp1,52 triliun pada kuartal I/2022, serta menyumbang 24,8% dari
total penjualan bersih perseroan.

 

Pada kuartal I/2023, divisi produk kesehatan meraih
peningkatan penjualan sebesar 9,3% dibandingkan dengan kuartal I/2022 menjadi
Rp1,10 triliun dengan kontribusi sebesar 14,0% terhadap total penjualan bersih
perseroan di kuartal I/2023.

 

Sementara itu, divisi distribusi dan logistik meraih
peningkatan penjualan bersih sebesar 8,5% menjadi Rp2,81 triliun, dari Rp 2,59
triliun pada periode yang sama tahun lalu, serta menyumbang 35,7% terhadap
total penjualan bersih perseroan.

 

Kemudian, untuk divisi Nutrisi membukukan penjualan
bersih sebesar Rp2,00 triliun pada kuartal I/2023, mengalami pertumbuhan
sebesar 6,4% dari pencapaian di periode yang sama tahun sebelumnya dan menyumbang
25,5% dari total penjualan bersih Kalbe di kuartal I/2023. Perseroan juga terus
menjaga efisiensi kegiatan operasional untuk mempertahankan rasio
profitabilitas.

 

Selain itu, laba usaha
meningkat 9,4% menjadi Rp1,15 triliun pada kuartal I/2023, dengan rasio laba
usaha terhadap penjualan sebesar 14,6 persen. Laba sebelum pajak penghasilan
pada kuartal pertama 2023 adalah sebesar Rp1,09 triliun dengan margin laba
sebelum pajak penghasilan mencapai 13,9%. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

2.280 Ton Beras Premium RI Mulai Dikirim ke Arab Saudi

Pemerintah resmi melepas ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium sebanyak kurang lebih 2.280 ton ke Arab Saudi....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img