Moneter –
PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) membukukan laba bersih sebesar Rp 220 miliar
di tahun 2021. Laba bersih ini meningkat 144% dibandingkan periode yang sama
tahun lalu yakni Rp 90 miliar.
Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh kedua segmen
bisnis yang dimiliki perseroan yakni segmen distribusi yang berkontribusi 64%
dan segmen retail yang berkontribusi sebesar 36% terhadap penjualan neto.
Tulis manajemen dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu
(17/4/2022), segmen distribusi yang melayani distribusi bahan bangunan, kimia
dan consumer goods tersebut sepanjang
tahun 2021 tumbuh 12,7% sedangkan segmen retail yang diwakili oleh Mitra10 dan
Atria berhasil tumbuh 12%.
“Pencapaian ini merupakan catatan tersendiri mengingat
keterbatasan operasi dan aktivitas semasa pandemi,” tulisnya.
Selain itu, perseroan juga berhasil membukukan
penjualan & pendapatan usaha sebesar Rp14,24 triliun, tumbuh 12,5% jika
dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,65 triliun.
Tulisnya lagi, penjualan barang beli putus tercatat sebesar
13,5 triliun dan sedangkan penjualan konsiyansi sebesar Rp730,1 miliar
sepanjang 2021. Solidnya kinerja penjualan dan rendahnya pertumbuhan beban
pokok penjualan barang beli putus berdampak positif pada laba kotor CSAP.
Sepanjang 2021, laba kotor tercatat Rp2,29 triliun tumbuh 16,1% dibandingkan
periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,97 triliun.
Kinerja positif juga dibukukan laba usaha, setelah
dikurangi beban operasional dan ditambah pendapatan usaha lain-lain. Laba usaha
tercatat Rp516,60 miliar, tumbuh meyakinkan 58,2%. Sedangkan laba sebelum pajak
tercatat Rp288,06 miliar, tumbuh 151% dibandingkan periode yang sama tahun 2020
yakni Rp114,75 miliar.




