Senin, Januari 26, 2026

Kemendag Gandeng Tokopedia Tingkatkan Daya Saing Pasar Rakyat

Must Read

Moneter.id
Kementerian
Perdagangan (Kemendag) menggandeng PT Tokopedia sebagai mitra strategis  dalam meningkatkan daya saing pasar rakyat,
salah satunya melalui program Digitalisasi Pasar Rakyat.

Komitmen tersebut diimplementasikan Kemendag bersama
PT Tokopedia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Peningkatan Daya
Saing dan Penyediaan Fasilitas Ruang Promosi Melalui Digitalisasi Pasar Rakyat
dengan Memanfaatkan Aplikasi Tokopedia.

Penandatanganan dilakukan Direktur Jenderal
Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra dengan Direktur PT Tokopedia
Leontinus Alpha Edison di Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/12).

Selanjutnya, dilakukan penandatanganan Perjanjian
Kerja Sama oleh Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Kemendag Frida Adiati
dengan Vice President of Public Policy and Government Relations PT Tokopedia
Astri Wahyuni.

Penandatangan MoU dan Perjanjian Kerja Sama tersebut
disaksikan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan Wakil Gubernur Provinsi
Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

“Dengan sinergi ini, PT Tokopedia akan memberikan
fasilitas ruang promosi melalui pembukaan akun pasar rakyat di platform
Tokopedia. Kerja sama ini diharapkan dapat membantu para pedagang pasar rakyat
dalam meningkatkan penjualannya secara daring,” ujar Wamendag Jerry
diketerangan resminya, Selasa (29/12/2020).

Menurut Wamendag, Kemendag terus mendorong pemerintah
daerah melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 agar roda ekonomi tetap
berputar, termasuk roda ekonomi pasar rakyat.

“Kemendag mendorong daerah yang memiliki pasar rakyat
untuk menerapkan digitalisasi pasar rakyat bekerja sama dengan Pelaku Perdagangan
Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) sehingga masyarakat dapat memenuhi
kebutuhannya terhadap barang kebutuhan pokok (bapok), baik secara daring maupun
luring,” imbuh Wamendag.

Data Kementerian Komunikasi dan Informatika
menunjukkan, penjualan produk di media sosial dan portal niaga elektronik pada
2020 mencapai Rp446,75 triliun. Nilai ini meningkat 400 persen dibanding tahun
2017 yang tercatat sebesar Rp124,9 triliun.

Dirjen PDN Syailendra menjelaskan, ruang lingkup MoU
dan perjanjian kerja sama ini antara lain memfasilitasi pengembangan kapasitas
serta penguatan UMKM termasuk di pasar rakyat termasuk penyediaan ruang
promosi, informasi, edukasi, sosialisasi, serta pemanfaatan akun pasar rakyat
di aplikasi Tokopedia.

MoU ini juga mencakup pendampingan dari Tokopedia
dalam bentuk pelatihan pengelola pasar rakyat. Dengan demikian para pengelola
pasar rakyat dapat mengembangkan usahanya secara elektronik yang kemudian dapat
meningkatkan omsetnya.

“Selain itu, kerja sama ini juga meliputi pertukaran
data dan informasi sesuai dengan perundangundangan yang berlaku, pembebasan
biaya power merchant oleh Tokopedia, pengembangan kualitas sumber daya manusia
bagi UMKM, serta publikasi dan sosialisasi,” terang Syailendra.

Durasi pelaksanaan MoU dan perjanjian kerja sama ini
berlaku selama tiga tahun dan dapat dievaluasi sesuai kesepakatan. Dukungan
Tokopedia untuk program Digitalisasi Pasar Rakyat diharapkan dapat membantu
lebih banyak pelaku usaha, khususnya UMKM untuk beradaptasi demi menjaga
usahanya tetap berjalan dan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi Indonesia.

“Kunci menghadapi pandemi adalah beradaptasi dengan
terus berkolaborasi dan berinovasi. Inilah yang dilakukan oleh seluruh mitra
strategis kami, termasuk lebih dari 9,9 juta penjual tergabung di platform
Tokopedia, dimana hampir 100 persennya adalah UMKM. Bahkan, 94 persennya
berskala ultra mikro,” tambah Astri. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img