Moneter.co.id – Dirjen
Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso menyatakan sudah ada 446
pesawat penumpang yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan dari berbagai
maskapai untuk angkutan penerbangan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.
“Dalam satu bulan terakhir
ini sudah disiapkan dan sudah dilaksanakan ramp check,” kata Agus di Tangerang, Banten, Selasa (19/12).
Menurut Agus, pihaknya
sudah akan melakukan ramp check guna
memastikan keamanan dan kenyamanan angkutan Natal dan Tahun Baru dengan dua
fase. Fokusnya adalah ramp check
untuk armada yang akan terbang ke Bali dan sekitarnya yang baru saja mengalami
erupsi Gunung Agung.
Ia
menjelaskan, erupsi kemarin sempat berimbas kepada travel warning dari beberapa negara untuk melakukan penerbangan ke
Indonesia.
Selain itu, Kemenhub
menilai ramp check harus dilakukan secara berkala dari tanggal 22 Desember 2017
sampai 8 Januari 2018 setiap pesawat melakukan penerbangan karena kondisi cuaca
ekstrem saat ini.
‘Kenaikan penumpang untuk
mudik Natau ini 5,2% terhadap passanger, sekarang ada 6 juta seat kita siapkan dengan armada 446
pesawat,” tutur Agus.
Sementara, Direktur
Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Muzaffar Ismail
mengatakan hasil ramp check hanya menemukan beberapa kesalahan minor.
Adapun total pesawat yang
sudah diperiksa Kemenhub sebanyak 527 unit, dimana 446 adalah pesawat penumpang
dan sisanya yakni 81 pesawat kargo.
Alhasil,
Kemenhub akan memberi waktu kepada maskapai terkait untuk segera melakukan
perbaikan. “Kecil sekali hanya minor, karena ini banyak pesawat baru, dan
banyak hasil temuan kita yang pertama sudah dikerjakan,” ucap Muzzafar.
Muzaffar
mengatakan beberapa contoh kerusakan minor itu adalah korosi cat di badan
pesawat, dan beberapa teknis lain yang tidak mempengaruhi penerbangan namun
tetap harus diperhatikan oleh maskapai.
Kemenhub menyiapkan 35
bandara di seluruh Indonesia untuk melayani angkutan Natal dan Tahun Baru.
Selain memeriksa kondisi pesawat, regulator juga sudah memeriksa dan memastikan
kesiapan semua bandara tersebut dari segi runway, taxiway, dan jam operasional
sampai 24 jam.
Sejumlah bandara yang
diprediksi mengalami kepadatan yakni, Bandara Internasional Soekarno-Hatta,
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Hasanuddin
Makassar. Beberapa titik lain yang juga padat adalah di Surabaya, Yogyakarta,
Medan, Batam, dan Semarang.
Pasalnya, total penumpang
angkutan Natal dan Tahun Baru ini akan didominasi penerbangan internasional
sampai 11% karena banyaknya warga Indonesia yang bekerja di luar negeri dan
melakukan libur tahun baru di Indonesia. Beberapa lokasi yang padat penumpang
asal Indonesia adalah Timur Tengah, Singapura, dan Taiwan. (SAM)




