Moneter.id
–
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk
mengembangkan destinasi wisata geopark yang ada di Indonesia.
Geopark merupakan wilayah geografis terpadu dengan
mengedepankan perlindungan lanskap dan situs geologi yang berkelanjutan dan
menjaga keseimbangan antara konservasi, edukasi, dan kesejahteraan ekonomi
masyarakat. Indonesia memiliki sekitar 40 geoheritage yang tersebar di berbagai
provinsi.
Dari 40 geopark yang ada di Indonesia, lima di
antaranya telah ditetapkan sebagai situs global geopark oleh UNESCO. Kelimanya
adalah Geopark Batur, Bali; Geopark Gunung Sewu, DI Yogyakarta-Jawa Tengah-Jawa
Timur; Geopark Rinjani, Nusa Tenggara Barat; Geopark Ciletuh Pelabuhanratu,
Jawa Barat; dan Geopark Kaldera Toba, Sumatra Utara.
“Kami sepakat fokus dulu untuk pengembangan di
beberapa (geopark) yang dekat dengan destinasi-destinasi yang sudah
sentral,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Jakarta, Rabu (3/2/2021).
Sandiaga mengungkapkan Kementerian ESDM akan
memberikan dukungan pengadaan infrastruktur di kawasan destinasi wisata.
“Saya menyampaikan harapan dari sektor pariwisata untuk lebih memanfaatkan
energi baru dan terbarukan,” katanya.
Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan kolaborasi ini
sebagai bentuk dukungan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi
kreatif yang terdampak pandemi COVID-19.
“Prinsipnya Kementerian ESDM mendukung untuk
mempromosikan potensi-potensi wisata kita supaya Indonesia lebih banyak dikenal
tapi didukung juga dengan infrastruktur yang baik,” ucap Arifin.




