Senin, Januari 26, 2026

Kemenperin Dukung e-Commerce Cetak Wirausaha Baru

Must Read

Moneter.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus
mendorong tumbuhnya Industri Kecil Menengah (IKM) serta wirausaha baru di Tanah
Air. Salah satu upaya dilakukan adalah mendukung perusahaan
e-Commerce dalam
memberdayakan bibit unggul di sektor ini.

“Kami berharap e-Commerce akan menjadi gerbang bagi pelaku IKM untuk melakukan
transformasi dengan menggunakan alat promosi digital, sistem informasi digital,
pembayaran digital, serta manajemen relasi dengan pelanggan secara digital
pula,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Sesditjen
IKMA) Kemenperin, Eddy Siswanto, Minggu (23/6).

Eddy menuturkan, pihaknya menjadi partner
salah satu perusahaan e-Commerce Blibli.com dalam menggelar kompetisi
creativepreneur
The Big Start Season 4. Kolaborasi antara Kemenperin dan
Blibli.com tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing industri Tanah Air dalam
menyongsong era revolusi industri keempat.

“Kami memberikan apresiasi yang
sebesar-besarnya kepada Blibli.com yang telah bahu membahu bersama Ditjen IKMA
untuk mendorong perkembangan usaha rekan-rekan pelaku Industri Kecil dan
Menengah di Indonesia,” ucapnya.

Sementara, Direktur
Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati
Wibawaningsih menyebut, ajang The Big Start Season 4 yang mengusung tema  “Local Goes Global Through Digital” sejalan
dengan prioritas nasional Kemenperin dalam pemberdayaan IKM untuk meningkatkan
ekspor melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Dalam era digital seperti sekarang, transisi
proses jual beli konvensional menjadi jual beli online semakin berkembang. Tidak hanya untuk produk berupa barang, bahkan
jasa. Karena itu kami melihat industri e-commerce
menjanjikan potensi pasar yang sangat besar,” jelasnya.

Gati menambahkan, untuk membantu para
pelaku IKM dalam menangkap peluang sekaligus menghadapi tantangan saat munculnya
banyak e-Commerce, sejak 2017, Kemenperin
telah meluncurkan program e-Smart IKM yang melibatkan marketplace
digital di Tanah Air sebagai salah satu infrastruktur pendukung.

“Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam
program ini adalah workshop e-Smart
IKM, pembinaan sebagai tindak lanjut workshop,
bimbingan teknis kepada IKM, serta pendampingan tenaga ahli digital marketer untuk membantu
pemasaran,” jelasnya.

Dalam program penumbuhan wirausaha, sejak
2018 Kemenperin telah memberikan bimbingan teknis wirausaha kepada lebih dari
12.500 IKM, dan telah memberikan fasilitasi legalitas usaha kepada sekitar 5000
IKM.

“Penerima manfaat program ini di antaranya
terdiri dari pondok pesantren, penghuni lembaga pemasyarakatan. Kemudian peserta
Program Keluarga Harapan (PKH) kerja sama dengan Kementerian Sosial, dan alumni
pekerja migran dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja
Indonesia,” paparnya.

Pada program penguatan sentra IKM dan UPT,
Kemenperin memberikan fasilitas mesin peralatan produksi, pendampingan sentra IKM
oleh Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL), serta peningkatan kemanpuan Sumber Daya
Manusia (SDM).

“Sedangkan dukungan yang diberikan melalui
UPT di antaranya dilaksanakan melalui revitalisasi mesin atau peralatan, dan pelatihan
serta magang bagi operator UPT,” ungkapnya.

Selanjutnya dalam program link and match IKM dilakukan penghubungan
rantai nilai pelaku IKM, sehingga produk IKM satu dan yang lainnya bisa saling
melengkapi. Dengan terjalinnya hubungan di dalam rantai nilai tersebut,
diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk pelaku IKM, yang kemudian memberikan
dampak positif kepada usaha mereka.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Bitcoin (BTC) Anjlok Jelang FOMC Pekan Ini

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin (BTC) melemah -2,75% bertengger di $86.850 (IDR 1.455.405.638) kembali turun setelah gagal melewati MA-50...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img