Sabtu, Maret 7, 2026

Khususnya di Jawa dan Sumatra, Harga Telur Ayam Ras Sudah Turun di Tingkat Eceran

Must Read

MONETER
– Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan
Syailendra menegaskan, secara umum per 7 September 2022 sudah terjadi penurunan
harga telur ayam ras di tingkat eceran secara nasional hingga 2,2 persen.

 

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan
Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, tercatat per 7 September 2022 harga telur
ayam ras di tingkat eceran sebesar Rp30.800/kg, turun 2,2 persen dibandingkan
seminggu sebelumnya yang sebesar Rp31.500/kg.

 

Sedangkan, rata-rata harga di DKI Jakarta sebesar
Rp29.150/kg atau telah turun 4,9 persen dibandingkan seminggu sebelumnya yang
sebesar Rp30.650/kg. Harga terendah Rp28.000/kg ditemukan di Pasar Senen, Pasar
Minggu, Pasar Lenteng Agung, dan Pasar Pramuka, meskipun di beberapa pasar
masih ada yang menjual dengan harga Rp32.000/kg seperti di Pasar Paseban, Pasar
Tanah Abang, Pasar Rawa Badak, dan Pasar Glodok.

 

“Penurunan harga terbesar terjadi di Jawa dan
Sumatra sebagai sentra produksi telur ayam ras,” katanya disiaran pers yang
diterima, Kamis (8/9/2022).

 

Syailendra mengungkapkan, rata-rata harga telur ayam
ras di tingkat eceran di wilayah Jawa tercatat sebesar Rp28.150/kg, turun 5,7
persen dibandingkan seminggu sebelumnya. Di wilayah Sumatra, harganya sebesar
Rp28.890/kg atau turun 1,1 persen.

 

Sementara itu, meskipun telah mengalami tren
penurunan, harga di luar Jawa dan Sumatra masih berada di atas kisaran harga
Rp30.000/kg. Rata-rata harga di wilayah Bali dan Nusa Tenggara sebesar
Rp31.100/kg atau turun 2,3 persen dibandingkan seminggu sebelumnya, Kalimantan
sebesar Rp31.860/kg atau turun 2,8 persen, Sulawesi sebesar Rpp30.950/kg atau
turun 2,7 persen dibandingkan seminggu sebelumnya, serta Maluku dan Papua
sebesar Rp37.800/kg atau turun 0,6 persen dibandingkan seminggu sebelumnya.

 

Syailendra menjelaskan, produksi telur ayam ras
terkonsentrasi di Jawa dan Sumatra dengan total produksi mencapai 78 persen
dari produksi nasional, dengan rincian Jawa sebesar 56 persen dan Sumatra
sebesar 22 persen. Sementara itu, wilayah di luar Jawa dan Sumatra cenderung
mengalami defisit pasokan, khususnya di wilayah Maluku dan Papua, yang biasanya
disuplai dari wilayah Jawa.

 

“Selain karena defisit pasokan di luar Jawa dan
Sumatra, faktor biaya distribusi dan risiko kerusakan telur, seperti telur
busuk dan pecah, saat pengiriman juga menjadi salah satu penyebab terjadinya
disparitas harga,” kata Syailendra.

 

Kondisi sebaran produksi telur ayam ras yang
terpusat di Jawa dan Sumatra pun tecermin pada perkembangan harga telur ayam
ras periode Januari–Juli 2022. Sebagai gambaran, rata-rata harga telur ayam ras
di tingkat eceran di wilayah Jawa dan Sumatra secara bulanan selalu lebih
rendah Rp1.000–Rp4.000/kg dibandingkan dengan rata-rata harga nasional. Hal tersebut
juga terjadi pada 7 September 2022, rata-rata harga telur ayam ras di Jawa
memiliki selisih sekitar Rp2.650/kg dibandingkan dengan rata-rata nasional.

 

Syailendra juga menyampaikan, pergerakan harga di
tingkat eceran selalu lebih lambat apabila dibandingkan dengan harga di tingkat
peternak. Hal itu karena pedagang akan menghabiskan stok sebelumnya terlebih
dahulu.

 

“Oleh sebab itu, berdasarkan informasi yang kami
sampaikan, target Menteri Perdagangan untuk menurunkan harga telur ayam ras
dalam waktu dua minggu dan menuju harga normal sudah mulai terealisasi di
wilayah sentra produksi Jawa dan Sumatra. Namun, untuk selanjutnya perlu
menjadi perhatian kita bersama terkait dampak kebijakan kenaikan harga bahan
bakar minyak (BBM) terhadap harga keekonomian telur ayam ras baik di tingkat
peternak maupun di konsumen yang akan sedikit terkoreksi,” ungkap Syailendra.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal, Jaga Pasokan Energi Aman Selama Ramadan Idulfitri 2026

PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satgas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img