Jumat, Juni 12, 2026

Kinerja Positif BNI Syariah Sepanjang 2019

Must Read

Moneter.id – BNI Syariah mencatatkan laba bersih
sebesar Rp 603,15 miliar pada akhir tahun 2019. Laba itu meningkat 44,96%
dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 416,08 miliar.

“Kenaikan laba ini didorong oleh ekspansi pembiayaan dan
kenaikan dana murah,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo,
Jumat (7/2/2020).

Alhasil, dengan pertumbuhan laba tersebut, BNI Syariah
dapat meningkatkan rasio profitabilitas yang ditandai dengan meningkatnya Return on Equity (ROE) secara signifikan
dari 10,53% menjadi 13,54%. Sementara itu, rasio Return on Asset (ROA) juga naik dari 1,42% menjadi 1,82%.

Dari sisi bisnis, BNI Syariah menyalurkan pembiayaan
sebesar Rp 32,58 triliun, naik 15,13% dari posisi 2018 sebesar Rp 28,30
triliun.

Komposisi pembiayaan terbesar disumbang oleh segmen
konsumer sebesar Rp 15,33 triliun atau 47,1% dari total Pembiayaan. Lalu,
segmen komersial sebesar Rp 8,72 triliun atau 26,8%, segmen Kecil dan Menengah
sebesar Rp 6,58 triliun atau 20,2%.

Dari sisi Liabilitas, penghimpunan Dana Pihak Ketiga
(DPK) BNI Syariah mencapai Rp 43,77 triliun pada tahun 2019. Atau naik 23,31%
dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 35,50 triliun.

Pertumbuhan tersebut didominasi oleh peningkatan Dana
Murah (Giro dan Tabungan) sebesar 39,47% sehingga meningkatkan rasio CASA dari
55,82% menjadi 63,13% di akhir 2019.


- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Apa Itu CLARITY Act? RUU yang Bisa Mengubah Regulasi Kripto di AS

Perkembangan industri kripto tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi atau pergerakan harga aset digital. Dalam beberapa tahun terakhir, regulasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img