Moneter.id – Jakarta – KoltiTrace SHOP berencana
memfasilitasi para pembeli yang peduli dengan aspek keberlanjutan dengan
dukungan dari startup pertanian berkelanjutan dan pelacakan rantai
pasokan yang beroperasi di 61 negara, KOLTIVA.
“KoltiTrace
SHOP menjadi pemandu bagi evolusi tren konsumen ini, memberikan akses mudah
bagi konsumen untuk mendapatkan produk-produk berkelanjutan yang diproduksi
melalui praktik yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” tulis keterangan
resmi KOLTIVA yang diterima, Rabu (12/6).
Tulisnya,
perilaku konsumsi yang tidak berkelanjutan turut berkontribusi terhadap
kerusakan lingkungan dan praktik produksi yang tidak etis. Permintaan akan
produk murah dan mudah didapat seringkali mendorong bisnis untuk menggunakan
metode yang merugikan dan menyebabkan deforestasi, perubahan iklim yang
menyebabkan cuaca ekstrem, serta eksploitasi tenaga kerja.
Manfred
Borer, CEO dan Co-Founder KOLTIVA mengatakan, praktik-praktik ini tidak hanya
menguras sumber daya alam, tetapi juga merusak hak-hak dan penghidupan
masyarakat. Urgensi bagi konsumen untuk mendukung produksi yang etis dan
berkelanjutan tidak pernah sebesar saat ini.
“Kini,
saatnya bertindak. Saatnya berbelanja secara berkelanjutan dan mengonsumsi
dengan sadar dan bertanggung jawab (shop sustainably, consume consciously),”
katanya.
Katanya, keberlanjutan
bukan hanya sekadar alat pemasaran atau nilai tambah, melainkan sebuah elemen
penting dalam membentuk masa depan bumi yang lebih baik.
Bisnis atau
merek yang mengabaikan pengembangan produk yang berkelanjutan dan sumber daya
yang bertanggung jawab, atau terlibat dalam praktik yang memalsukan klaim
berkelanjutan atau greenwashing, berisiko kehilangan kesempatan di
tengah permintaan konsumsi yang etis dan memprioritaskan pengurangan dampak
negatif terhadap lingkungan yang semakin meningkat.
“Greenwashing
dapat mengakibatkan hilangnya loyalitas, kepercayaan, dan kepuasan konsumen
terhadap produk,” ucap Manfred Borer.
Oleh karena
itu, tambah Manfred Borer, bisnis atau merek harus mengadopsi prosedur
transparan dan memastikan ketertelusuran di seluruh rantai pasokan mereka untuk
menghindari praktik greenwashing dan menjaga kredibilitas.
Manfred Borer
bilang, proses ini melibatkan verifikasi rantai pasokan hingga transaksi
ketertelusuran secara menyeluruh untuk memastikan bahwa setiap tahap, mulai
dari pengadaan bahan baku hingga pengiriman produk akhir, mematuhi norma-norma
yang berkelanjutan dan etis.
“Dengan
komitmen penuh pada inisiatif berkelanjutan dan meningkatkan komunikasi yang
transparan kepada pelanggan, merek dapat membangun kepercayaan konsumen,
menghadirkan produk yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan bertanggung
jawab secara sosial,” ujarnya.
Menyikapi
tren konsumen ini, kata Manfred Borer, KoltiTrace SHOP memberikan akses
yang terjangkau bagi konsumen yang memprioritaskan keberlanjutan lingkungan
untuk mendapatkan produk terpercaya, dapat ditelusuri asal usulnya, dan
diproduksi melalui praktik yang bertanggung jawab serta berkelanjutan.
“Setiap
produk dijamin bebas dari kerusakan lingkungan dan eksploitasi sosial, serta
dapat dipastikan produk tersebut tidak berkaitan dengan deforestasi atau
melibatkan kerja paksa dan pekerja anak selama produksinya,” jelas Manfred
Borer.
Menurutnya, dengan
komitmen terhadap transparansi, KoltiTrace SHOP mencegah greenwashing
dengan menyediakan 100% ketertelusuran untuk setiap perusahaan atau merek.
“Konsumen
dapat dengan mudah memindai kode QR untuk melacak asal usul dan proses
produksi, menjamin bahwa pembelian mereka sejalan dengan nilai-nilai mereka dan
berkontribusi pada dunia yang lebih berkelanjutan dan etis,” ucapnya.
Kata Manfred
Borer, manfaat signifikan membeli produk melalui KoltiTrace SHOP adalah
membantu bisnis menerapkan praktik rantai pasokan yang transparan dan
menunjukkan komitmen terhadap sumber daya yang etis dan praktik bisnis yang
bertanggung jawab, tetapi juga menarik konsumen yang memprioritaskan
nilai-nilai tersebut dalam keputusan pembelian mereka.
Selain itu,
kata Manfred Borer, dengan dilengkapi dengan platform ketertelusuran yang kuat,
KoltiTrace MIS, sebuah produk dari KOLTIVA, perusahaan atau merek dapat
menyediakan label digital berupa kode QR di mana konsumen dapat melihat rincian
ketertelusuran produk, memastikan barang mereka dapat dilacak asal usulnya dan
bebas dari masalah deforestasi serta eksploitasi tenaga kerja.
“Konsumen
juga dapat berkontribusi dan memberikan dampak dengan mengapresiasi produsen
kecil dan memberi tip kepada mereka melalui fitur Tip the Producers. Dengan
menekankan manfaat ini, kami ingin mempromosikan produksi dan perdagangan
berkelanjutan, serta menarik lebih banyak perusahaan dan konsumen ke platform
kami,” ungkap Manfred.
Manfred
menambahkan bahwa menerapkan rantai pasokan transparan dengan platform
ketertelusuran sangatlah penting bagi perusahaan untuk membuktikan komitmen
mereka terhadap keberlanjutan dan pengadaan sumber daya yang bertanggungjawab.
“Perusahaan
atau merek juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dengan memperoleh
sertifikasi untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap praktik berkelanjutan,
mendapatkan produk secara lokal untuk mengurangi jejak karbon mereka, dan
mendukung produsen lokal. Konsumsi sadar melibatkan pengambilan keputusan
pembelian dengan kesadaran yang lebih tinggi akan dampak lingkungan dan
sosialnya,” paparnya.
KOLTIVA merupakan startup terkemuka
di Indonesia dalam bidang pertanian berkelanjutan dan pelacakan rantai pasokan.
Sebagai penyedia teknologi global, KOLTIVA membangun rantai pasokan yang etis,
transparan, dan berkelanjutan, membantu perusahaan memperkuat ketahanan dan
transparansi bisnis. KOLTIVA membantu bisnis dan pemasok mereka mematuhi
peraturan yang berlaku dan tuntutan konsumen di seluruh dunia dengan solusi
ketertelusuran.




