Kamis, Maret 5, 2026

Konsorsium Bank Guyur Tower Bersama Infrastructure USD375 Juta

Must Read

Moneter.id – PT Tower
Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerima pinjaman dari konsorsium bank
senilai US$375 juta. Pinjaman tersebut diberikan kepada entitas anak perseroan
pada 28 Juni 2019 lalu.

“Perseroan telah
menandatangani unsecured revolving credit
facility
senilai US$375 juta yang dikenakan margin bunga sebesar Libor
1,75% per tahun untuk kreditur luar negeri dan Libor 1,85% untuk kreditur dalam
negeri,” tulis keterangan resmi perseroan di Jakarta, Selasa (2/07).

Dijelaskan,
untuk fasilitas pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada Januari 2025. Pinjaman
konsorsium tersebut merupakan fasilitas yang diberikan oleh 13 perbankan dalam
dan luar negeri.

Perseroan mengungkapkan,
pinjaman tersebut akan digunakan untuk pendanaan pengembangan usaha. Selain itu,
dana pinjaman tersebut digunakan untuk pelunasan pinjaman yang telah diterima
kelompok entitas anak perseroan, baik yang telah jatuh tempo maupun dipercepat.

Sebelumnya,
perseroan menyampaikan penerbitan obligasi sebesar Rp 750 miliar. Melalui
prospektusnya disebutkan, obligasi yang bakal dirilis adalah Obligasi
Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2019.

“Surat berharga
tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure yang memiliki target penghimpunan
dana senilai Rp7 triliun,” tulisnya.

Pada
penawaran obligasi ini, TBIG menunjuk PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS
Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin
pelaksana emisi efek.

Obligasi tersebut
diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok
obligasi serta tingkat bunga tetap sebesar 8,0%.Perseroan menyampaikan, dana
yang diperoleh dari hasil penawaran umum tersebut seluruhnya akan digunakan
untuk pembayaran sebagian kewajiban keuangan PT Solu Sindo Kreasi Pratama (SKP)
yang merupakan entitas anak perseroan.

Adapun kewajiban
tersebut terkait dengan fasilitas pinjaman revolving seri B dalam US$1 miliar facilities agreement dan fasilitas
pinjaman revolving dalam US$200 juta facility agreement yang keduanya akan
dibayarkan kepada para kreditur melalui United Overseas Bank Ltd. selaku agen.

Mengingat
kewajiban keuangan yang akan dilunasi dalam mata uang dolar AS, maka dana yang
diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya
emisi, akan dikonvesrsi ke dalam mata uang dolar AS pada nilai tukar mata uang
rupiah terhadap dolar AS yang berlaku pada tanggal pembayaran.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Stockbit dan Bibit Catatkan Pertumbuhan yang Solid di Pasar Modal Indonesia

Di tengah lanskap startup Indonesia yang semakin kompetitif dan penuh dinamika dewasa ini, tidak banyak perusahaan teknologi finansial Tanah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img