Minggu, Maret 1, 2026

Konsorsium blockchain dibentuk, industri blockchain dan aset digital kawasan ASEAN dan Australian bakal ‘terbang tinggi’

Must Read

Moneter.id – Sejumlah asosiasi blockchain
negara ASEAN menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) untuk
membentuk ASEAN Blockchain Consortium (ABC) untuk membina dan memperkuat
hubungan lintas batas dalam mempromosikan teknologi blockchain
Acara penandatanganan
digital didukung oleh Dedoco, platform penandatanganan digital berbasis blockchain.

Asosiasi blockchain yang menandatangani MoU tersebut seperti Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Asosiasi Blockchain Singapura (BAS), Asosiasi Teknologi Ledger Terdistribusi Filipina (DLTAP), Pusat Bisnis dan Keuangan Internasional Labuan (Labuan IBFC), Asosiasi Perdagangan Operator Aset Digital Thailand (TDO) dan Blockchain Australia (BA).

“Penandatanganan ini menandai kolaborasi pertama
antara organisasi 
blockchain di seluruh ASEAN dan Australia untuk mendorong
pendidikan blockchain, berbagi pengetahuan tentang pengembangan
aset digital, dan mempromosikan adopsi teknologi blockchain di
seluruh ASEAN dan Australia,” tulis siaran pers Upbit yang diterima Moneter.id,
Kamis (22/4).

“Konektivitas digital merupakan hal yang mendesak
selama pandemi yang terjadi untuk menjaga bisnis tetap berjalan. Kemudian, ini
adalah kesempatan bagi blockchain untuk menata kembali
konektivitas digital dengan adaptasi tingkat lanjut
,” ucap Edi Prio Pambudi,
Penasihat Senior Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Indonesia)
.

Penandatangan MOU ini memiliki tujuan dan sasaran yang sama yaitu untuk melayani kepentingan publik di bidang teknologi blockchain. MOU ini juga bertujuan untuk lebih meningkatkan kerja sama di
antara enam organisasi untuk membawa industri ke tingkat yang lebih tinggi,
melalui kontribusi mereka terhadap pengembangan industri 
blockchain dan aset digital.

Organisasi – organisasi blockchain ini akan bekerja
sama untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan adopsi penggunaan teknologi 
blockchain. Mereka juga akan
terlibat dengan regulator untuk memastikan kepatuhan hukum terhadap peraturan
yang ditetapkan dengan semestinya.

Muhammad Deivito Dunggio, Ketua Asosiasi Blockchain
Indonesia 
(ABI) menambahkan, “Kebangkitan
teknologi blockchain di dunia tidak dapat dihindari, Indonesia
sebagai tingkat adopsi digital tertinggi akan berada di garis depan, MOU dapat
menjadi titik awal dari kemajuan teknologi baru di industri blockchain,”
paparnya.

Upbit merupakan bursa perdagangan Aset Kripto terbesar
di Korea Selatan dengan teknologi blockchain, keahlian pengaturan,
dan pengetahuan operasional kelas dunia yang didirikan oleh Dunamu Inc.
pada tahun 2017 silam.

Upbit saat ini tersedia di Korea Selatan, Singapura
dan Indonesia, dan dapat digunakan melalui web dan aplikasi telepon seluler
yang tersedia di Google Play Store dan iOS App Store.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img