Jumat, Februari 20, 2026

KOPI 98 Siap Ekspansi, Tawarkan Sistem Kemitraan Tanpa ‘Royalty Fee’

Must Read

Moneter.id – Bisnis
minuman berbahan dasar kopi terus tumbuh bagaikan jamur di musim hujan. Saat
ini kita dapat dengan mudah menemui kedai kopi atau bahasa gaulnya
‘coffee shop’ atau hanya gerobakan (booth) kecil disetiap jalan yang kita
lalui, mall serta gedung perkantoran (
office
tower
).

Bicara
konsep pun sangat bervariatif, mulai dari minum di tempat (dine in) hingga dapat dibawa pulang (take away) alias ‘coffee to
go’
.

“Banyak
kedai kopi bermunculan, tapi banyak pula yang mati di tengah jalan karena salah
membaca pasar, lokasi dan sekedar punya-punyaan saja,” kata Heriyono
Nayottama, pemilik dari kedai KOPI 98 di Tangerang Selatan, Jumat (20/9).

Menurut
dia, perlu perhitungan yang matang sebelum membuka sebuah kedai kopi.
“Besar kecilnya modal harus dihitung dengan detail, karena ini menyangkut
investasi (uang) yang kita keluarkan,” jelas Heriyono.



Kata
Heriyono, KOPI 98 membidik segmentasi semua kalangan, mulai dari anak-anak,
remaja, orang dewasa, hingga keluarga. “Kami siap melebarkan sayap melalui
konsep kemitraan (waralaba). Kami optimistis konsep yang kami tawarkan akan
diterima pasar,” terang Heriyono.

Penjelasan
dia, KOPI 98 menawarkan dua konsep kerjasama bagi calon mitra yang ingin
bergabung, yakni konsep KOPI 98 dan konsep TANDA CINTA. “Semua itu tidak
dikenakan biaya royalty fee,” ucap
Heriyono. 

Konsep
KOPI 98 ditawarkan dengan kisaran investasi sebesar Rp 600 juta – Rp 1 miliar
tergantung luas area yang tersedia. Sementara konsep TANDA CINTA, ditawarkan
dengan kisaran investasi sebesar Rp 40 juta – Rp 70 jutaan. “Nilai investasi
itu d iluar dari harga sewa lokasi,” paparnya.

Jelas
Heriyono, konsep KOPI 98 harus menempati lokasi dengan luas minimal 60 m2
hingga 200 m2. “Kalau TANDA CINTA, lokasi tidak perlu besar. Karena berkonsep booth saja,” terangnya.

“Kami
coba menawarkan sesuatu yang unik. Ibarat kata, kami ingin menawarkan konsep
yang berkelas tanpa si calon mitra menguras isi kantong hanya untuk membuka
sebuah kedai kopi,” ungkap Heriyono.

“Cukup
bersahabat untuk harga jual per gelasnya, karena untuk dapat menikmati segelas
kopi di coffee shop saat ini tidak
harus mahal,” katanya.

“Murah
bukan berarti kami tidak mengutamakan kualitas dari bahan dasar minuman di KOPI
98,” tegasnya.


Kedai
kopi dengan tagline ‘BILA RASA YANG
UTAMA’ ini pertama kali membuka kedainya di area yang cukup strategis dan
tergolong ramai yaitu di wilayah Graha Raya, Bintaro, Tangerang Selatan.

Dijual
dengan harga per gelasnya dikisaran Rp 15.000-an, KOPI 98 di Graha Raya ini
menampilkan desain interior ruangan dan nama menu minuman bernuansa
nasionalisme dengan menyuguhkan beragam menu kopi yang menyegarkan dan menjadi
andalannya seperti Es Kopi 98, Es Kopi Aktivis, Es Kopi Reformasi, Es Kopi
Demonstran, Es Kopi Ibu Pertiwi, dan masih banyak lagi. 


Sedangkan
untuk minuman non kopi, KOPI 98 menyuguhkan menu Bubble Pearl Milk Tea, Lychee
Tea, Gree Tea, Strawberry Latte, Red Velvet Latte, dan lainnya.

Anda berminat untuk
bergabung? Silahkan hubungi melalu pesan whats app di nomor 0811186844. Selamat
menjadi pengusaha kedai kopi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pasar Lahan Industri Greater Jakarta Catatkan Performa Solid Sepanjang 2025

Sektor lahan industri di wilayah Greater Jakarta menutup tahun 2025 dengan catatan performa yang impresif. Meskipun tidak ada peluncuran...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img