Moneter.co.id – PT Mitra
Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) berencana menerbitkan saham baru atau rights issue di
2018. Rights issue yang
digelar di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini bakal berlangsung pada kuartal III/2018. Ditargetkan dalam aksi korporasi ini bisa mengeruk dana pemodal sebesar Rp 1,2 triliun.
Jefri Junaedi,
Direktur Utama MKNT mengatakan, target tersebut bisa berubah, sesuai dengan
kebutuhan perusahaannya maupun perkembangan situasi.
“Kami
masih menyusun semua. Kalau audit selesai, kemungkinan ada perubahan dari
sebelumnya sekitar Rp 1,2 triliun, menyesuaikan kebutuhan,” kata dia, usai
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Jumat (2/3).
Ia menjelaskan, rencana awal,
perusahaan bakal melakukan rights issue dengan menerbitkan 2 miliar saham
dan 1,5 miliar tawaran. “Tetapi kemungkinan
mengambil setengahnya,” sebutnya.
Artinya, perusahaan ini akan
menerbitkan saham baru sekitar 1 miliar saham. Proses rights issue juga
bergantung pada keputusan pemegang saham pengendali menyediakan modal
baru.
MKNT akan menggelar rights issue untuk
memperkuat permodalan sejumlah anak usaha yang baru. Mitra Komunikasi juga akan
mengakuisisi perusahaan-perusahaan baru, sehingga membutuhkan dana segar.
Namun, Jefri belum menjelaskan lebih rinci mengenai rencana ini.
Tahun lalu, MKNT
mengakuisisi 99,9% saham perusahaan penyalur pulsa isi ulang, PT Graha Planet
Nusantara. Akuisisi ini dilakukan oleh anak usahanya, PT Mitra Sarana
Berkat.
Mitra Komunikasi juga
menjajaki kerjasama dengan perusahaan financial technology Kimo, platform digital
yang mempertemukan pemilik modal dan pencari modal. Melalui kerjasama tersebut,
MKNT berharap bisa mempermudah permodalan bagi mitra-mitra UMKM. Peluang
mengakuisisi Kimo terbuka lebar jika rights issue berjalan mulus.
Tahun ini, MKNT menyiapkan
beberapa rencana ekspansi. Selain meneruskan akuisisi, pertumbuhan mitra UMKM
sebesar 10% dari jumlah mitra saat ini yang berjumlah 150.000 menjadi salah
satu fokus perusahaan.
Saat ini, lini bisnis utama
MKNT adalah penjualan pulsa dan distribusi gadget. Penjualan pulsa menopang 98%
terhadap total pendapatannya. Sepanjang 2017,
MKNT mencatatkan penjualan hingga Rp 6,2 triliun. Tahun ini, Mitra Komunikasi
membidik pendapatan Rp 10 triliun.
(HAP)




