Moneter.id
– Emiten
pertambangan batu bara, PT Harum Energy Tbk
(HRUM) mencatatkan laba bersih sebesar US$ 25,73 juta di kuartal III/2020.
Laba ini naik 60,41% dibanding priode yang sama tahun lalu mencatatkan
laba bersih sebesar US$ 16,04 juta.
“HRUM juga mencatat total pendapatan pada akhir
kuartal III/2020 sebesar US$ 136,14 juta atau turun 32% dibanding
periode yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar US$ 200,28 juta,” tulis
perseroan diketerangan resminya belum lama ini.
Dijelaskan, beban pokok pendapatan dan beban
langsung tercatat sebesar US$ 98,72 juta atau turun 33,33% dibanding akhir
kuartal III/2019, yang tercatat sebesar US$ 147,89 juta.
Sehingga perseroan membukukan laba kotor pada akhir
kuartal III/2020 sebesar US$ 37,41 juta, atau turun 28,57% dibandingkan
dengan akhir kuartal III/2019, yang mencatat laba kotor sebesar US$ 52,38 juta.
Baca juga: Hanya Raup US$0,82 Juta, Laba Bersih Harum Energy Anjlok
87,12 Persen di kuartal I-2020
Perseroan juga mencatatkan pendapatan lain lain
senilai US$ 18,23 juta, sedangkan di akhir September 2019 tercatat nol.
Dengan rincian perubahan nilai wajar US$ 12,04 juta dan laba selisih kurs US$
5,56 juta.
Pada sisi ekuitas tercatat sebesar US$ 422,09 juta atau
tumbuh 5,6% dibanding akhir kuartal III/2019, yang tercatat sebesar US$ 399,58
juta. Sedangkan kewajiban perseroan tercatat sebesar US$ 42,7 juta atau
turun 9,9% dibanding akhir September 2019, yang tercatat sebesar US$ 47,4 juta.
Aset perseroan tercatat senilai US$ 464,79 juta atau
turun 1% dibanding akhir September 2019, yang tercatat senilai US$ 447,001
juta. Kemudian arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat
sebesar US$ 44,8 juta, atau melonjak 158,8% dibanding akhir September 2019,
yang tercatat sebesar US$ 17,62 juta.
Pada triwulan III/2020, HRUM melakukan ekspor ke
Tiongkok dan Korea sebesar US$ 76,5 juta. Dari sisi harga saham, pergerakan
harga HRUM sejak bulan Desember 2015 sampai bulan November 2020 sudah tumbuh
sebesar 239,26%.




