Minggu, Maret 1, 2026

Laba Bersih Setelah Pajak dan Pendapatan XL Axiata Tumbuh di Semester I/2024

Must Read

Moneter.id – Jakarta – PT XL Axiata
Tbk (XL Axiata) meraih pendapatan sebesar Rp17,06 triliun sepanjang semester I
2024 atau naik 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

Tulis
keterangan resmi Perseroan di Jakarta, Selasa (6/8/2024) EBITDA Perseroan pada
periode sama mencapai Rp8,96 triliun meningkat 17% yoy, EBITDA Margin mencapai
52,5%.

“Kemudian
laba bersih setelah pajak (PAT) Rp1,03 triliun, meningkat signifikan sebesar 58%
yoy, sedangkan pendapatan layanan data dan digital meningkat 10% yoy dan
memberikan kontribusi 93% dari total pendapatan,” tulis Perseroan.

Kata
Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, bahwa salah satu kunci
pertumbuhan perseroan adalah personalisasi penawaran dan layanan.

“Hasilnya,
data net promoter score (NPS) semakin meningkat secara signifikan,
sehingga mendorong penggunaan layanan dan pada akhirnya juga membantu
meningkatkan pendapatan. Strategi tersebut masih akan diterapkan di sepanjang
tahun 2024,” jelas Dian.

Hasil
dari penerapan strategi berbasis digital melalui data analytics juga
memungkinkan perusahaan berinvestasi di area yang bernilai tinggi dan membangun
jaringan, termasuk untuk memenuhi permintaan dari seluruh segmen pelanggan.

Dengan
data analitik ini juga memungkinkan perusahaan mengevaluasi key performance
indicator
(KPI) di semua aspek terkait pelanggan, kampanye pemasaran, dan
loyalitas pelanggan, sehingga perusahaan dapat merancang strategi yang tepat
untuk menghadapi tantangan dan peluang di waktu yang tepat.

Jelas
Dian, perusahaan juga meningkatkan penerapan teknologi artificial
intelligence
(AI) untuk membuka peluang-peluang baru dalam landscape
industri telekomunikasi yang sangat dinamis.

“Salah
satunya adalah guna meningkatkan pengalaman pelanggan, termasuk dalam
personalisasi layanan dan pengembangan serta rekomendasi produk sesuai dengan
kebutuhan pelanggan, meningkatkan ketepatan lokasi site BTS, dan untuk
meningkatkan efisiensi operasional, termasuk optimasi proses dan pengurangan
proses manual,” bebernya.

Dari
sisi infrastruktur, perseroan terus membangun jaringan hingga akhir semester I
2024. Total jumlah BTS hingga akhir Semester 1 2024 tercatat sebanyak 163.884
unit, termasuk 109.170 unit BTS 4G, atau meningkat 8% yoy.

Tingkat
keterhubungan dengan jaringan fiber optik (fiberized) mencapai 62%. Fiberisasi
BTS tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas jaringan data dan sebagai
persiapan implementasi 5G di masa mendatang.

“Guna
melakukan upaya peningkatan kualitas jaringan sebagai penopang utama upaya
meningkatkan pengalaman pelanggan, XL Axiata tak pernah berhenti memperkuat
jaringan. Hal ini tercermin dari pengalokasian belanja modal (Capex) sebesar Rp
8 triliun di tahun 2024,” katanya.

Investasi
dan strategi jaringan yang terus dilakukan tersebut telah berhasil meningkatkan
kualitas pengalaman jaringan yang lebih baik untuk mendukung penggunaan layanan
yang lebih tinggi. Hal ini terbukti dengan trafik yang tumbuh sebesar 13% yoy.

Terkait
layanan konvergensi, perseroan juga masih menjalankan proses Transformasi
Struktural, termasuk rencana mengalihkan sekitar 750 ribu pelanggan Link Net ke
XL Axiata sebagai ServeCo.

Langkah
ini untuk membuka peluang meningkatkan cross selling sehingga dapat
memperbesar dan mempercepat layanan Fixed Mobile Convergence (FMC).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img