Sabtu, Maret 14, 2026

Laba Bersih Tower Bersama Infrastructure Naik 40,4 Persen di 2019

Must Read

Moneter.id – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membukukan
laba bersih Rp 819,45 miliar sepanjang 2019. Angka ini tumbuh 20,4%
dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp680,58 miliar.

Perseroan juga mencetak pendapatan Rp4,69 triliun.
Dibandingkan periode sebelumnya senilai Rp4,31 triliun. Kenaikan pendapatan ini
terjadi karena peningkatan penerimaan dari pelanggan pihak ketiga, diantaranya
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang menyumbang Rp2,01 triliun atau
42,78% dari total penerimaan. “Naik dari periode 2018 sebanyak Rp1,93 triliun,”
tulis perseroan diketerangan tertulisnya di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Dijelaskan, untuk persentase kenaikan terbesar
disumbangkan oleh PT Hutchinson 3 Indonesia yang berkontribusi terhadap 11,21%
dari total pendapatan TBIG atau Rp844,41 miliar. Angka ini melonjak dari
kontribusi pada 2018 sebesar Rp387,91 miliar.

Sementara itu, kas neto yang digunakan untuk aktivitas
investasi atau capital expenditure (capex) mengalami penurunan 7,7% dari Rp2,2
triliun pada 2018 menjadi senilai Rp2,03 triliun pada 2019.

Adapun laba bersih per saham dasar yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham biasa pada 2019 adalah sebesar Rp39,26 per
saham, naik dari laba pada 2018 senilai Rp31,26.

Pada sisi lain, TBIG juga berhasil mengurangi angka
liabilitas jangka pendek perusahaan. Total liabilitas jangka pendek emiten pada
2019 berada di angka Rp4,51 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun 2018
senilai Rp6,42 triliun.

Penurunan tersebut disebabkan oleh pembayaran pinjaman
jangka panjang dari pihak ketiga sebesar Rp3,26 triliun. Sejumlah pinjaman
tersebut diantaranya adalah pinjaman sindikasi berupa fasilitas pinjaman sebesar
US$1 miliar, dan dua Fasilitas Pinjaman Revolving masing-masing sebesar US$200
juta dan US$375 juta.

Sementara pinjaman non sindikasi TBIG didapatkan dari PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank UOB Indonesia, dan PT Bank Ina Perdana Tbk.
Total liabilitas jangka panjang pada 2019 sebesar Rp20,83 triliun, atau naik
dari total pada 2018 sebesar Rp19 triliun. Secara keseluruhan, total liabilitas
TBIG adalah senilai Rp25,34 triliun, atau turun tipis dibandingkan tahun 2018
sebesar Rp25,43 triliun.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Jumlah Pemegang Saham LAPD Naik Signifikan, Seiring Masuknya Pengendali Baru

Jumlah pemegang saham PT Leyand International Tbk tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img