Senin, Maret 2, 2026

Lelang Koleksi Pribadi DJKN: Gitar Menhub Tertinggi, Sepeda Balap BG Tidak Laku

Must Read

Moneter.co.id – Lelang sejumlah barang koleksi pribadi
milik pejabat negara hingga pejabat koorporasi yang digelar Direktorat Jenderal
Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan
di
Galeri Nasional Indonesia pada Rabu, 28 Februari 2018
berhasil mengumpulkan
dana hingga Rp240 juta.

Angka ini terdiri dari hasil lelang yang
terbagi menjadi lelang konvensional, lelang e-auction (melalui internet), dan
lelang spontan. Adapun lelang spontan merupakan barang yang menyusul dikirimkan
sehingga tak masuk dalam katalog lelang maupun sistem resmi.

Untuk lelang konvensional pencapaian dana
sebesar Rp164,09 juta. Ini terdiri dari 40 slot dengan limit Rp61,70 juta.
Artinya capaian melampaui 226% dari limit.

Sedangkan untuk lelang e-auction yang memiliki 15 slot, dengan limit Rp15,61 juta mampu
terjual hingga Rp36,13 juta. Capaian ini 231% melebihi limit.

Sementara untuk penjualan spontan dana yang diperoleh
mencapai Rp39,05 juta. Dalam sistem ini terdiri dari 5 slot, dimana 4 slot
merupakan barang dari Istri Presiden Joko Widodo, yakni Iriana Jokowi.

Sedangkan 1 slot lainnya merupakan barang
milik Kepala BIN Jenderal (purn) Budi Gunawan (BG) berupa sepeda balap,
sehingga secara keseluruhan total hasil lelang sekitar Rp 239.278.555 atau
hampir mencapai Rp240 juta.

Kasubdit Bina Lelang II DJKN Kemenkeu II Eris Eka Sundari
menjelaskan, dalam lelang spontan terdapat satu slot yang tidak laku. “Sepeda
balap milik Budi Gunawan tidak laku, karena nilai limitnya ketinggian yakni,
Rp25 juta,” ujar Eris.

Nantinya, kata dia, barang milik Budi
Gunawan ini akan kembali dilelang ulang namun dengan sistem e-auction. “Jadi kemungkinan ini
bakal dilelang tapi melalui e-auction,”
pungkasnya.

Adapun dari sejumlah barang yang dilelang, untuk kategori
lelang konvensional harga tertinggi diperoleh oleh gitar akustik milik Menteri
Budi Karya Sumadi. Gitar Menhub ini laku Rp20 juta dari nilai limit Rp500.000.

Sedangkan untuk kategori e-auction, barang dengan harga tertinggi pada batik tulis motif
bunga milik Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati senilai Rp10 juta. Adapun
nilai limit untuk batik kesayangan Menkeu ini senilai Rp5 juta atau
meningkatkan 200% dari limit.

Kendati demikian, secara persentase pada lelang e-auction
tertinggi didapat oleh dasi milik Dirjen Kekayaan Negara Lukman Efendi yang
meningkat 1.502% dari limit. Dimana dasi milik Direktur Lelang ini lau seharga
Rp750.000 dari harga limit Rp50.000.

Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat bicara
soal kehebohan lelang barang pejabat negara. Tercatat, Ombudsman juga sempat
mempertanyakan mengenai tujuan dan dasar diadakannya lelang tersebut. Apakah
nantinya dana hasil lelang masuk anggaran negara atau kantong pribadi pejabat.

“Kita melakukan ini agak heboh di dunia maya,
kelihatan Bu Menteri jual baju, ‘apa APBN kekurangan? Apa segitu desperate-nya?’ Itulah dunia maya selalu
seru dengan berbagai interpretasi,” kata Sri Mulyani.

Menkeu menjelaskan, lelang menggunakan
barang pribadi tersebut hasilnya akan disumbangkan untuk kegiatan sosial. Salah
satunya untuk perbaikan sekolah yang rusak.

Kesepakatan untuk kegiatan sosial ini, kata dia, telah
dibahas bersama oleh setiap pemilik barang. Di mana setiap pejabat tersebut
memutuskan untuk mengalokasikan dana hasil lelang barangnya untuk kegiatan
sosial.

“Saya tegaskan, uang ini bukan uang APBN. Koleksi
pribadi jadi penerimaannya pribadi. APBN kita aman, kita tetap menjalankan
sesuai UU APBN,” tutupnya.

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img