Moneter.id –
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan laba bersih sebesar Rp255,84 miliar
di kuartal I/2021 atau membaik dibanding periode yang sama tahun lalu
mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,115 triliun.
“Pada kuartal I/2021, laba per saham dasar LPKR tercatat
Rp3,62. Sementara di kuartal yang sama tahun sebelumnya membukukan rugi per
saham dasar Rp29,97. Pendapatan perseroan tercatat tumbuh 9,67% menjadi
Rp3,4 triliun,” tulis perseroan diketerangan resminya, Selasa (15/6).
Rincinya, pendapatan dari properti tumbuh 23,45% menjadi Rp837,4 miliar, pendapatan
dari rumah sakit dan jasa kesehatan yang tumbuh 1,9% menjadi Rp1,912 triliun.
Namun, beban pokok pendapatan susut 0,1% menjadi Rp1,769 triliun. Sehingga
laba bersih naik 17% menjadi Rp1,514 triliun.
Perseroan juga dapat menekan kerugian selisih nilai tukar hingga 91,22%
menjadi Rp210,56 miliar, dibandingkan dengan kuartal I 2021 yang tercatat
sebesar Rp2,393 triliun.
Sementara itu, aset terkumpulkan tercatat sebesar Rp64,401 triliun atau
tumbuh 24,32% dibandingkan akhir tahun 2020, yang tercatat sebesar Rp51,86
triliun. Hal itu didorong adanya pembengkakan 46,42% atas pos kewajiban menjadi
Rp41,25 triliun.
Kemudian arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp293,2
miliar atau turun 39,95% dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat sebesar
Rp488,78 miliar. Perseroan sebelumnya mengungkapkan pencapaian pendapatan
prapenjualan atau marketing sales senilai Rp1,31 triliun di sepanjang kuartal
I/2021.
Pada periode Januari-Maret 2021, perseroan telah merealisasikan 37,42%
target marketing sales tahun ini yang dipatok Rp3,5 triliun.




