Jumat, Maret 6, 2026

MAPAN, Solusi Mengubah Kebiasaan Pengaturan Keuangan Keluarga Indonesia

Must Read

Moneter.co.id – Perusahaan bermisi sosial yang fokus pada
layanan teknologi keuangan berbasis komunitas MAPAN (dulunya dikenal sebagai PT
RUMA), menjadikan bulan Oktober sebagai Bulan Arisan Nasional. Sebuah gerakan
yang bertujuan merangkul jutaan keluarga Indonesia agar mengubah kebiasaan
pengaturan keuangannya dan bertujuan agar keluarga Indonesia bisa mengatur
keuangan, menjadi lebih mapan, serta mampu memenuhi kebutuhannya.



CEO
Mapan Aldi Haryopratomo 
mengatakan, bahwa tantangan
edukasi keuangan bukan sekadar memberi pengetahuan, namun juga bagaimana
mengubah kebiasaan pengaturan keuangan keluarga Indonesia.

 

“Oleh karena itu, edukasi keuangan haruslah
relevan terhadap kebutuhan audiensnya. Arisan, yang selama ini dipandang
sebelah mata, sebenarnya adalah sebuah support
group
 yang kuat dan mampu mendorong perubahan bagi anggotanya,
termasuk perubahan ke arah kemapanan,” ujarnya, Senin (16/10) . 

 

Aldi menambahkan, Bung Hatta sebagai tokoh
ekonomi kerakyatan di Indonesia pernah menyebutkan bahwa Sanubari Indonesia
penuh dengan rasa bersama. “Kebersamaan adalah hal yang sangat erat dan khas
arisan,” ucapnya.


Turut hadir dalam peluncuran Bulan Arisan Nasional, Kusumaningtuti S Soetiono, Anggota
Dewan Komisioner OJK Tahun 2012-2017 yang juga pemerhati edukasi keuangan
mengemukakan bahwa literasi dan inklusi keuangan sudah menjadi prioritas
pemerintah Indonesia melalui Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia
(SNLKI).

 

“Salah satu fokus utama pada peningkatan
literasi keuangan adalah masyarakat bisa lebih baik dalam merencanakan keuangan
keluarga,” kata Kusumaningtuti.


Berdasarkan survey yang diadakan oleh OJK, literasi keuangan di
Indonesia meningkat menjadi 29,66% pada 2016 dibandingkan pada 2013 (21,84%).

 

“Langkah untuk meningkatkan literasi masih
panjang, dalam mewujudkannya pemerintah butuh dukungan masyarakat dan lembaga
lainnya untuk mencapai tujuan akhir dengan pendekatan yang sesuai,” ucap
Kusumaningtuti.


Arisan MAPAN merupakan bentuk gerakan edukasi pengaturan keuangan
keluarga yang fokus pada peningkatan kemapanan anggotanya.

 

Dengan bergabung bersama Arisan MAPAN,
anggota dapat mengakses berbagai barang kebutuhan berkualitas yang selama ini
sulit mereka jangkau karena harga yang terlalu tinggi.

 

Selama ini, lanjut Aldi banyak keluarga Indonesia
yang membeli barang melalui jasa keuangan tidak resmi seperti rentenir, dengan
harga angsuran yang sangat tinggi dan kualitas barang sangat rendah.

 

“Arisan MAPAN menjawab permasalahan ini
dengan menyediakan barang kebutuhan berkualitas tinggi dan dapat dibeli dengan
sistem pengaturan keuangan menyisihkan uang ala arisan, tanpa bunga,” jelas
Aldi.


Selayaknya metode arisan, setiap anggota Arisan MAPAN menyisihkan uang setiap periode
tertentu. Kemudian, akan dilakukan pengocokan nama anggota untuk bisa
menentukan pemenang arisan.

Ketika menang, anggota akan mendapatkan
kebutuhan sesuai rencana. Yang unik, kelompok-kelompok ini juga memiliki
peranan sosial.

 

“Kontrol sosial antar anggota di Arisan Mapan
sangat kuat sehingga mendorong kedisiplinan perencanaan keuangan. Mereka akan
saling mengingatkan bila ada yang tampak bermasalah dengan perencanaan
keuangan,” ujar Aldi.


MAPAN terus membuka pintu bagi keluarga Indonesia yang ingin bergabung
di Arisan MAPAN demi
membantu memenuhi kebutuhannya. Saat ini, kantor cabang MAPAN tersebar di 114
kantor di Indonesia. Aplikasinya dapat diunduh melalui Google Play ‘Mapan’.





(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

LPEI Catat Penyaluran PKE Rp13,5 Triliun pada 2025, Naik 85 Persen

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatkan peningkatan signifikan dalam pelaksanaan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sepanjang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img