Moneter.co.id – PT Bank
Harda Internasional Tbk. berencana menggelar penawaran saham terbatas (rights issue) pada Maret 2018. Aksi ini dilakukan
untuk mencari tambahan permodalan.
Direktur Utama PT Bank
Harda Internasional Tbk. Barlian Halim mengatakan, pihaknya menargetkan
tambahan dana segar Rp100 miliar dari aksi korporasi tersebut.
“Aksi korporasi kami
yang paling dekat yakni bulan Maret akan ada rights issue sebesar Rp100 miliar
untuk memperkuat struktur modal,” katanya, Senin (08/01).
Penguatan permodalan
diharapkan mampu menyokong perseroan untuk mewujudkan pertumbuhan kredit 15%
pada akhir tahun 2018.
Pada tahun lalu, Bank
Harda membukukan pertumbuhan kredit 24% secara year on year dengan nilai Rp1,73 triliun. Sementara untuk
penghimpunan dana pihak ketiga naik 11,1% menjadi Rp1,74 triliun.
Kenaikan ekspansi kredit
itu membuat rasio loan to deposit ratio
(LDR) meningkat menjadi 99,74%. Begitu juga dengan posisi kewajiban penyediaan
modal minimum (KPMM/CAR) ada di level 19,66%, sedikit menurun dibandingkan
dengan Desember 2016 21,73%.
(HAP)




