Jumat, Maret 13, 2026

Maybank Group Raup Laba Bersih RM 1,7 Miliar di Kuartal I 2017

Must Read

Moneter.co.id – Bank keempat terbesar di Asia Tenggara dari segi aset Maybank Group mencatatkan laba bersihnya di kuartal I 2017 sebesar RM1,7 miliar atau naik 19,3 persen dibandingkan dengan kuartal I 2016 yakni sebesar RM1,43 miliar, yang didorong oleh penyaluran kredit dan pendapatan bunga bersih.

Kredit bruto naik 10,1 persen secara tahunan, melalui pembiayaan baik dari segmen Community Financial Services (CFS) maupun Global Banking (GB) yang menunjukkan ekspansi yang sehat. Operasional Malaysia memimpin pertumbuhan dengan kenaikan 7,2 persen, diikuti Indonesia dan Singapura yang masing-masing sebesar 7 persen dan 6,4 persen.

Pencapaian laba bersih ini juga disumbang oleh pertumbuhan yang kuat dari pendapatan bunga bersih di kuartal satu 2017 yang sebesar RM4,12 miliar atau meningkat dari RM3,79 miliar di tahun lalu. Meskipun demikian, sebagian diimbangi oleh penurunan pendapatan berbasis nonbunga bersih (net fee based income) menjadi RM1,44 miliar dari RM1,6 miliar pada tahun lalu.

Maybank Group mampu mencatatkan pendapatan operasional bersih pada kuartal pertama naik 3 persen menjadi RM5,55 miliar dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama. Pendapatan ini didukung oleh kenaikan dari islamic banking sebesar 21,4 persen, Asuransi dan Takaful 18,3 persen dan CFS sebesar 5,4 persen. 

Grup mencatatkan kenaikan deposito yang cukup stabil menjadi RM513,4 miliar atau tumbuh 4,5 persen secara tahunan yang didukung oleh kenaikan operasional internasional sebesar 7,1 persen dan kenaikan operasional Malaysia sebesar 2,8 persen. 

Kenaikan ini membantu meningkatkan rasio CASA menjadi 37,1 persen dari 33,3 persen pada tahun sebelumnya, dan memperlebar marjin bunga bersih menjadi 2,43 persen dibandingkan dengan 2,34 persen pada tahun lalu.

Sedangkan, Net impairment loss menurun secara signifikan sebesar 38,2 persen menjadi RM542,8 juta. Hal ini sejalan dengan Maybank Group yang terus melakukan inisiatif proaktif untuk restrukturisasi sejak awal tahun lalu dan reschedule (R&R) fasilitas kredit nasabah yang terdampak oleh kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Sebagai bagian dari upaya mengelola kualitas aset, Maybank terus mengimplementasikan kebijakan (R&R) sejak tahap awal untuk memastikan bahwa nasabah memperoleh cukup dukungan dalam mengatasi perubahan pasar 2017 yang berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, Group mencatatkan kenaikan pada gross impaired loans ratio menjadi 2,4 persen pada kuartal satu 2017, dari 2,28 persen pada December 2016. 

Meski demikian, Group memiliki rasio kecukupan likuiditas yang sehat sebesar 134 persen, jauh di atas persyaratan minimum 80 persen yang ditetapkan Bank Negara Malaysia.

Chairman Maybank, Datuk Mohaiyani Shamsudin mengatakan, kinerja kuartal pertama yang cukup sukses ini menandakan adanya perbaikan pada iklim operasional regional yang lebih jelas. “Pihaknya mengharapkan peluang bisnis akan meningkat terutama pada segmen konsumer dan infrastruktur,” ucapnya, Senin (29/5). 

Menurutnya, jaringan yang luas dan posisi keuangan yang kuat akan memberikan kesempatan untuk menangkap peluang pertumbuhan dan mendukung perkembangan ekonomi di regional. 

“Kami berbesar hati dengan pencapaian kinerja kuartal pertama yang membuktikan keberhasilan upaya keras yang kami lakukan sudah selama setahun terakhir,” ujarnya.

Sementara itu Group President & CEO Datuk Abdul Farid Alias menambahkan, bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan di top line Grup mencerminkan bahwa Maybank memiliki ketahanan dan kemampuan untuk tumbuh dari operasional yang terdiversifikasi. 

Untuk membangun momentum pertumbuhan di kuartal mendatang, Grup akan terus mengamati dampak yang terjadi pada nasabah yang disebabkan perubahan iklim operasional, dan secara aktif mendukung dalam mengelola risiko.

“Pada waktu yang bersamaan, kami akan terus fokus untuk meningkatkan produktivitas karyawan, mengatur efisiensi biaya dan memperkuat likuiditas dan posisi modal kami untuk melanjutkan pencapaian kinerja kami di masa yang akan datang,” ucap Abdul Farid.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img