Minggu, Januari 25, 2026

Mendag Klaim Kinerja Perdagangan Membaik Periode Juli 2019

Must Read

Moneter.id – Menteri
Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengungkapkan, kinerja perdagangan
mulai membaik. Hal ini ini ditandai dengan kinerja ekspor Juli 2019 yang mengalami
kenaikan dan impor Januari-Juli 2019 yang mengalami penurunan. Ekspor Juli 2019
tercatat sebesar USD 15,5 miliar atau naik 31,0 persen dibanding bulan
sebelumnya (MoM).

“Peningkatan ekspor disebabkan peningkatan ekspor
migas sebesar 115,2 persen (MoM) dan peningkatan ekspor nonmigas sebesar 25,3
persen (MoM),”
kata
Mendag disiaran pers yang diterima Moneter.id
di Jakarta, Kamis (22/8).

Mendag
menyampaikan, secara kumulatif pada periode Januari-Juli 2019, ekspor nonmigas
tercatat sebesar USD 88,1 miliar atau turun 6,6 persen dibanding periode yang
sama tahun 2018. Namun, penurunan ini sedikit lebih baik dibanding periode
Januari-Juni 2019 yang turun 8,6 persen.

Mendag
melanjutkan, selama periode Januari-Juli 2019, ekspor seluruh sektor mengalami
pelemahan. Sektor migas adalah sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu
turun 21,8 persen (yoy), sementara
tahun sebelumnya meningkat 12,4 persen (yoy).
 

Ekspor
sektor pertambangan turun 17,1 persen, sementara tahun lalu naik 37,5 persen;
sektor industri turun 4,3 persen, tahun lalu naik 6,9 persen; sektor pertanian
turun 0,2 persen (yoy), sementara
tahun lalu juga turun 7,5 persen.

Pelemahan
kinerja ekspor Januari-Juli 2019 disebabkan oleh faktor tekanan harga beberapa
komoditas utama Indonesia di pasar internasional, seperti batu bara dan minyak
kelapa sawit (CPO). “Kondisi global
masih menekan kinerja ekspor nonmigas selama Januari—Juli 2019,” jelas
Mendag.

Secara
keseluruhan, penurunan ekspor nonmigas selama Januari-Juli 2019 juga dipicu
melemahnya ekspor ke 10 besar negara tujuan utama, kecuali Malaysia dan Vietnam
yang naik masing-masing sebesar 0,5 persen dan 20 persen.

Adapun
kinerja impor selama bulan Juli 2019 tercatat sebesar USD 15,5 miliar, atau
turun 15,2 persen dibanding Juli 2018 (yoy),
namun meningkat 35,0 persen dibanding Juni 2019 (MoM).

Secara
kumulatif, selama Januari-Juli 2019, total impor Indonesia mencapai USD 97,7
miliar, atau mengalami penurunan 9,0 persen dibandingkan periode yang sama
tahun sebelumnya yang sebesar USD 107,3 miliar.

“Penurunan impor Januari-Juli 2019 dipicu
permintaan impor migas yang turun sebesar 24,4 persen dan nonmigas turun 6,2
persen,” tegas Mendag.

Penurunan
impor periode Januari-Juli 2019 tersebut disebabkan oleh menurunnya permintaan
impor seluruh golongan barang. Impor barang konsumsi turun sebesar 10,2 persen,
impor bahan baku/penolong turun 9,5 persen, dan impor barang modal turun 5,7
persen.

Barang
konsumsi yang impornya mengalami penurunan signifikan, antara lain bahan bakar
dan pelumas olahan (31,7 persen), makanan dan minuman olahan (24,8 persen),
serta alat angkutan bukan untuk industri (21,1 persen).

Sementara
itu, neraca perdagangan bulan Juli 2019 tercatat masih mengalami defisit
sebesar USD 63,5 juta yang disebabkan defisit neraca perdagangan migas.
Perdagangan nonmigas tercatat sebesar USD 78,9 juta, sedangkan neraca
perdagangan migas tercatat sebesar USD 142,4 juta.

Lebih
lanjut, Mendag menjelaskan, negara-negara mitra dagang seperti China, Thailand,
Jepang, Italia, dan Australia menyebabkan defisit nonmigas terbesar pada bulan
Juli 2019 dengan jumlah mencapai USD 2,72 miliar. Sementara Amerika Serikat,
India, Filipina, Belanda, dan Malaysia menjadi negara mitra yang menyumbang
surplus nonmigas terbesar pada Juli 2019 dengan jumlah mencapai USD 2,38
miliar.

“Secara kumulatif, defisit selama Januari-Juli 2019
masih cukup besar yakni mencapai USD 1,9 miliar. Defisit tersebut disebabkan
besarnya defisit pada neraca perdagangan migas yang mencapai USD 4,9 miliar.
Sementara itu, neraca perdagangan nonmigas menyumbang surplus sebesar USD 3,0
miliar,”
pungkas
Mendag.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img