Kamis, Januari 15, 2026

Mendag Lepas Ekspor TPT Sritex Senilai USD 3,7 Juta

Must Read

MONETER
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas ekspor tekstil dan produk tekstil
(TPT) PT Sri Rejeki Isman Tbk. (PT Sritex) ke-20 negara dengan nilai USD 3,7
juta ke-20 negara, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (15/9/2022).


“Pelepasan ekspor sebanyak 50 kontainer ini menjadi
tanda industri TPT Indonesia mulai bergeliat dan bangkit di tengah pemulihan
ekonomi nasional pascapandemi,” kata Mendag Zulkifli Hasan.


Produk TPT yang diekspor mencakup garmen, kain jadi,
dan benang dengan tujuan ekspor ke-20 negara di dunia seperti Swedia, Thailand,
Malaysia, Brasil, Bangladesh, Portugal, Polandia, Republik Dominika, Mesir,
Meksiko, Jepang, Argentina, Yordania, Persatuan Emirat Arab, Korea Selatan,
Turki, Spanyol, India, Amerika Serikat, dan Qatar.




Dalam perdagangan produk TPT dunia, Mendag Zulkifli Hasan
menyampaikan bahwa Indonesia berada di urutan ke-16 sebagai negara eksportir
TPT dengan pangsa pasar sebesar 1,44% pada tahun 2021.


Pada periode ini, ekspor produk TPT Indonesia
mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada
2021, nilai ekspor TPT Indonesia mencatatkan nilai sebesar USD 12,9 miliar,
naik 25,52% dibandingkan 2020 yang tercatat sebesar USD 10,5 miliar.


Mendag Zulkifli Hasan melanjutkan, beberapa negara
tujuan ekspor tekstil Indonesia juga mengalami pertumbuhan signifikan. Lima
negara dengan kenaikan signifikan yakni Honduras yang naik 140%, Swedia (58,8%),
Meksiko (49,1%), Bangladesh (naik 46,6%), dan Kanada (44,3%).


“Hal ini menunjukkan kinerja ekspor TPT Indonesia
ke dunia terus mengalami peningkatan nilai dan mampu memanfaatkan peluang pasar
dunia, khususnya negara tujuan ekspor nontradisional,” kata Mendag
Zulkifli Hasan.


Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, pemerintah akan
terus mendukung pertumbuhan industri TPT secara holistic. Di sektor hulu yaitu
dengan mengevaluasi kebijakan perdagangan luar negeri yang lebih kondusif,
diantaraya dengan membuka akses pasar ekspor baru melalui perluasan perjanjian
dagang (PTA, FTA atau CEPA).


“Pada sektor hilir
antara lain dengan peningkatan promosi/misi dagang, menumbuhkembangkan industri
fesyen, khususnya modest fashion untuk menjadikan Indonesia sebagai trend setter modest fashion dunia,” tutup Mendag.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img