Senin, Maret 2, 2026

Mendag Serahkan Bantuan Rp5,4 Miliar dan Alkes untuk 6 Provinsi Zona Merah Pandemi COVID-19

Must Read

Moneter.id – Kementerian Perdagangan melalui
Ditjen Perdagangan Dalam Negeri memberikan bantuan sarana dan prasarana
kesehatan untuk pedagang dan pembeli di 157 pasar rakyat sebesar Rp5,4 miliar.

“Bantuan ditargetkan ke-6 provinsi yang berstatus zona
merah pandemi COVID-19 di Indonesia,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto,
Jumat (8/5/2020).

Selain itu, katanya, melalui “Kemendag Peduli” pihaknya
memberikan bantuan berbagai alat kesehatan, APD, beberapa jenis sembako dan
donasi uang tunai Rp200 juta untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan di
beberapa rumah sakit di Jawa Barat.

Tidak hanya itu dalam membantu penguatan gudang-gudang
Sistem Resi Gudang (SRG) yang terkena COVID-19, Kementerian Perdagangan melalui
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) juga menyalurkan
berbagai alat kesehatan untuk 10 gudang SRG pada 6 kabupaten/kota di Jawa
Barat.

“Bantuan sarana dan prasarana perdagangan menjadi
bagian program refocusing anggaran
Kementerian Perdagangan yang ditargetkan untuk membantu pedagang dan pembeli di
157 pasar rakyat di enam provinsi zona merah pandemi COVID-19, yaitu DKI
Jakarta (20 pasar), Jawa Barat (54 pasar), Banten (12 pasar), DI Yogyakarta (7
pasar), Jawa Tengah (35 pasar), dan Jawa Timur (29 pasar) dengan total anggaran
sebesar Rp5,4 miliar,” tegas Menteri Agus.

Bantuan alat kesehatan untuk 54 pasar rakyat tersebut
ditujukan untuk 27 kabupaten di Jawa Barat yang meliputi tangki air, wastafel,
dudukannya, selang masuk dan keluar 54 unit, masker 540 dus, sarung tangan
plastik 540 dus, sarung tangan lateks 162 dus, sabun cair 54 jeriken dan bilik
antiseptik 54 unit serta cairan antiseptik, sejumlah 54 jeriken.

“Bantuan alat dan sarana kesehatan untuk
penanggulangan COVID-19 tersebut sangat penting agar pasar rakyat tetap dapat
beroperasi dengan mengedepankan Protokol Kesehatan yang ditetapkan oleh
pemerintah dan terus menjaga kebersihan dan higienis produk yang diperdagangkan
sehingga para pedagang dan pelaku usaha kecil tidak terus mengalami penurunan
transaksi penjualan dan omsetnya di masa sulit ini,” ujar Mendag Agus.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga menerima bantuan
alat kesehatan, APD dan sembako serta uang tunai dari “Kemendag Peduli” berupa
baju APD (2.000 buah), masker medis (5.000 buah), hand gloves (7.000 buah), face
shield
(1000 buah), cover shoes
(400 buah), hand sanitizer (100
buah), suplemen (1.540 buah), beras 1 ton, mi instant (100 dus karton), minyak
goreng (2.000 lt), serta donasi uang tunai Rp200.000.000.

Kemendag Peduli adalah satuan tugas yang dibentuk
Kementerian Perdagangan atas inisiasi para pegawai sebagai upaya membantu
menanggulangi pandemi COVID-19 dengan mengoordinasikan pemberian bantuan kepada
tenaga medis dan masyarakat Indonesia yang membutuhkan.

Melalui program ini, berbagai pihak seperti asosiasi
dan institusi, juga dapat menitipkan donasinya agar dapat tersalurkan kepada
pihak-pihak yang membutuhkan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img