Kamis, April 23, 2026

Mendes PDTT Klaim Laba Bersih BUMDes Rp 10 Miliar per Tahun

Must Read

Moneter.co.id – Menteri Desa,
Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo menyatakan
setiap tahun laba bersih Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mencapai sebesar Rp10
miliar. 

Ke depan, Eko berharap keuntungan
bersih para BUMDes akan mencapai Rp75 triliun per tahun. Pasalnya, pertumbuhan
perekonomian di desa saat ini tengah didorong dengan memaksimalkan peran BUMDes
yang saat ini di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai 18.446.

“Tadi saya katakan kalau
rata-rata sekarang BUMDes ada untungnya Rp10 miliar, ada untungnya Rp10 juta,
ada untungnya Rp5 miliar,” katanya, Selasa (28/11).

Eko menargetkan jumlah BUMDes akan
diperbanyak hingga 7 tahun mendatang mencapai 75 ribu. Dia mengasumsikan jika
saja 1 BUMDes memiliki laba bersih Rp1 miliar maka total laba bersih secara
konsolidasian mencapai Rp75 triliun.

Untuk mendorong tumbuh kembangnya
BUMDes, Eko sudah memiliki beberapa strategi. Pertama dengan menggandeng para
BUMN, seperti perbankan dan Bulog.

“Jadi, nanti dibantu
manajemennya. Pelatihannya dibantu BUMN. Lalu komoditasnya juga kaya pupuk
bibit. Jadi, dia sudah punya bread and butter untuk growth,” terangnya.

Selain itu, dia juga menyambut baik
penyaluran bantuan beras sejahtera (rastra) tidak lagi dibagikan secara fisik,
melainkan melalui uang. “Penyaluran uang untuk membeli rasta bisa melalui
program E-Warung yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial,” ujarnya.

“Biaya untuk distribusi secara
langsung itu sangat mahal bahkan sampai Rp12 triliun. Program ini juga justru
membunuh pengecer di desa. Karena itu kita berikan melalui E-Warung, bukan
berasnya, tapi uang subsidi. Uang itu hanya boleh untuk beli beras. Ini menghemat
biaya distribusi Rp12 triliun sekaligus menyelamatkan pengecer,” tuturnya.

Eko menjelaskan, dengan model-model
tersebut diharapkan target laba bersih konsolidasi BUMDes di seluruh Indonesia
Rp75 triliun dalam 7 tahun bisa tercapai.

“Jika itu
terwujud bukan tidak mungkin ada 1 perusahaan yang membawahi BUMDes seluruh
Indonesia bisa melantai di pasar modal. “Ini jadi perusahaan berkelas
dunia,” tegas Eko. (HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Laba Melonjak 85%, Chitose Internasional Bagi Dividen Rp13,8 per Saham

Kinerja moncer pada 2025 membuat PT Chitose Internasional Tbk (CINT) tak ragu menggelontorkan dividen tunai Rp13,8 miliar kepada pemegang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img