Jumat, Oktober 23, 2026

Menjelajah Jogja Lewat Lensa Xiaomi 17T Pro, dari Kebaya hingga Sendratari Ramayana

Must Read

Yogyakarta kembali membuktikan diri sebagai kota yang menyimpan kisah tak habis dibaca. Dari tradisi yang masih hidup, ombak pantai selatan, hingga kobaran api dalam pertunjukan malam, setiap sudutnya layak diabadikan. Untuk menangkap suasana itu, Xiaomi menggelar eksplorasi visual di Yogyakarta menggunakan Xiaomi 17T Pro bersama sejumlah kreator, yakni @schode, @bayudpramono, dan @dianrockmad.

Pilihan perangkat ini sejalan dengan tren konsumen. Survei preferensi konsumen Katadata.co menunjukkan bahwa selain harga, pengguna smartphone paling mementingkan performa (51,5%), kualitas kamera (40,9%), serta desain dan model (28,6%). Artinya, konsumen kini mencari paket yang seimbang, tanpa harus mengorbankan kenyamanan genggaman demi performa dan kamera, atau sebaliknya. Perangkat serbaguna pun dibutuhkan, terutama bagi mereka yang gemar bepergian tanpa dibebani peralatan fotografi konvensional.

“Eksplorasi visual di tempat bermakna seperti Yogyakarta membuktikan bahwa Xiaomi 17T Pro dirancang untuk menemani para pencerita visual. Ditenagai sistem kamera Leica generasi terbaru dan performa flagship yang kencang, pengguna bisa menangkap atmosfer otentik dan tekstur cerita di mana pun mereka berada tanpa kompromi, menjadikannya kawan travelling yang sempurna,” ujar Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia.

Keanggunan Tradisi dalam Detail

Eksplorasi dimulai dari busana dan aura tradisional Jawa. Dengan lensa telefoto Leica 115mm (5x optical zoom) dan aperture besar f/1.67, tekstur kain batik yang rumit serta riasan halus terpotret tegas tanpa menghilangkan kelembutan alami kulit. Efek bokeh alami memisahkan subjek dari latar dinding kayu kuno, sementara fokus tetap terkunci presisi pada mata subjek, bahkan saat difoto melalui celah pagar kayu tua.

Dramatisnya Sendratari Ramayana

Saat malam tiba di pelataran Candi Prambanan, pertunjukan Sendratari Ramayana menjadi ujian bagi performa low-light dan dynamic range Xiaomi 17T Pro. Di tengah api panggung, kamera utama menangkap kontras antara bayangan candi yang megah dan pendar merah api tanpa over-exposure. Kecepatan shutter dan pengolahan citra Leica juga mampu membekukan percikan api yang melayang di udara, menghasilkan siluet penari yang tajam dan dinamis.

Senja di Pantai Selatan

Di tepian pantai selatan, golden hour, siluet penari bergaun putih di tepi ombak, serta bendi yang melintas di atas pasir basah diabadikan dengan reproduksi warna khas Leica (Leica Authentic & Vibrant Look). Pantulan oranye matahari di permukaan air dan gradasi langit senja terekam kaya dan bernuansa nostalgia. Bodi yang nyaman digenggam juga memudahkan pengambilan gambar dari sudut rendah (low angle) di medan outdoor.

Denyut Jalanan dan Sang Maestro Gamelan

Menyusuri lorong kota, lensa telefoto 115mm merekam momen candid warga yang bersantai di selasar pertokoan lawas, dengan cahaya natural yang menerobos lorong gelap tetapi detail bayangan tetap terjaga. Di momen lain, kamera membekukan potret seniman sepuh yang khusyuk memainkan bilah gamelan dalam pencahayaan terarah yang dramatis. Meski dengan ISO 640 pada bukaan f/3.0 dalam kondisi minim cahaya, wajah sang maestro dan tekstur instrumen tetap tajam dan minim noise, menghasilkan bingkai chiaroscuro bernuansa sinematik.

Menurut Xiaomi, pengalaman ini menegaskan bahwa flagship modern tidak perlu mengorbankan estetika dan kenyamanan demi fungsi. Didukung performa tangguh, baterai yang tahan seharian, dan sistem optik Leica, Xiaomi 17T Pro disebut cocok bagi siapa pun yang ingin bepergian ringan namun tetap menghasilkan foto yang bercerita. Perangkat ini telah tersedia di seluruh kanal resmi Xiaomi Indonesia, baik online maupun offline.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Zurich, Z Zurich Foundation, dan UNICEF Dorong Generasi Muda Bangun Hubungan yang Bermakna

Sebagai anggota Global Youth Mental Health Coalition yang dipimpin oleh UNICEF, Zurich dan Z Zurich Foundation memainkan peran utama...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img