Moneter.id – Menteri
Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang bukan tindakan yang
najis atau haram dilakukan. Utang memang perlu dilakukan dalam pembangunan di
Indonesia.
” Misal soal utang yang selalu dipermasalahkan, padahal utang itu bukanlah
najis,” papar Menkeu pada ceramah terkait kondisi ekonomi mutakhir di
Kementerian Agama, Rabu (23/1).
Menkeu menjelaskan,
dirinya mengelola utang dengan menerapkan surat Al-Baqarah yang ada di ayat
suci Al-quraan. Sebab, di surat tersebut menjelaskan bagaiamana mengelola utang
dengan baik.
“Jadi
kami mengelola utang harus teliti dan dengan sangat hati-hati, saya mengikuti
itu. Kalau saya enggak mengikuti itu, saya enggak mungkin jadi menteri keuangan
terbaik,” katanya.
Sri
Mulyani menambahkan ia terus berikhtiar mengelola APBN dengan hati-hati. Salah
satunya untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia. “Mengelola APBN ini dengan hati-hati. Ini seusai sebagai mahkluk beragama
dan prinsip kita dalam mengelola keuangan,” tegas Menkeu Sri.




