Moneter.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian
Darmin Nasution mengatakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17% pada 2018 terbantu
konsumsi rumah tangga kembali pulih ke tren pertumbuhan di atas 5% setelah
pada 2017 anjlok 4,9%.
“Ekonomi kita itu pertumbuhan konsumsi sama
pembentukan modalnya (pembentukan modal tetap bruto/PMTB) memang baik, sehingga
sebetulnya secara musiman itu kita tahu kan,” katanya, Rabu (06/2).
Darmin memperkirakan pada 2019 pertumbuhan konsumsi
rumah tangga akan terus berada di atas lima persen, setelah dalam beberapa
tahun terakhir pertumbuhan konsumsi sulit menembus lima persen.
Konsumsi rumah tangga pulih, lanjutnya, karena daya
beli masyarakat membaik, yang juga dipicu pencairan anggaran belanja sosial
dari pemerintah sepanjang 2018.
“Misalnya di daerah, kenaikan harga kelapa
sawit telah membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun memang, kalau
harga karet, belum,” ujar Darmin.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS),
pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara kumulatif sebesar 5,05% atau
melanjutkan tren pertumbuhan pada kuartal III/2018 yang naik 5,03%.
Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan kenaikan konsumsi
rumah tangga dipicu kenaikan penjualan eceran yang sebesar 4,74% pada 2018
dibanding 2017.
Kemudian, penjualan mobil dan motor yang naik
masing-masing 5,42% dan 7,44%. “Selain itu, penjualan selama harbolnas
(hari belanja online nasional) juga berpengaruh terhadap sektor perdagangan dan
pertumbuhan ekonomi. Semua masyarakat berlomba-lomba karena banyak diskon, itu
menyebabkan sektor perdagangan tumbuh 4,39%,” ujar Suhariyanto. (Ant)




