Minggu, Maret 1, 2026

Menperin: Industri Alat Angkutan Tumbuh 6,33 Persen di Triwulan I/2018

Must Read

Moneter.id – Menteri
Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan pada triwulan I/2018, industri alat
angkutan tumbuh sebesar 6,33%, di atas pertumbuhan ekonomi. Sektor ini pun
mampu berkontribusi hingga 10,27% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas.

“Industri
kendaraan bermotor dan alat transportasi lain, masuk dalam lima besar investasi
sektor manufaktur pada kuartal I/2018 dengan nilai mencapai Rp3,35 triliun,”
kata Airlangga saat meninjau persiapan pembukaan Gaikindo Indonesia
International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu
(1/8).

Airlangga
menjelaskan, untuk meningkatkan investasi, pemerintah bertekad terus
menciptakan iklim usaha yang kondusif seperti melalui pemberian insentif.

Di
samping itu, industri otomotif di Indonesia telah berkembang menjadi basis
produksi kendaraan jenis
multi
purpose vehicle
(MPV), truk, dan pikap untuk pasar domestik maupun
Asia Tenggara.

“Melalui
ajang GIIAS ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada semua pihak,
khususnya
industri
otomotif dalam negeri untuk semakin berdaya
saing dan mampu mengintegrasikan produk-produknya dalam rantai pasok otomotif
global,” imbuhnya.

Berdasarkan
catatan Kemenperin, kinerja industri otomotif di Indonesia semakin melesat,
terlihat pula dari jumlah ekspor dalam bentuk komponen kendaraan yang naik
hingga 13 kali lipat, dari 6,2 juta
pieces
pada tahun 2016 menjadi 81 juta
pieces
tahun 2017. Bahkan, di pasar Asean saat ini, permintaan dalam bentuk
keadaan terpisah atau completely
knock down
(CKD) kian meningkat.

Lonjakan
pun terjadi pada angka
produksi kendaraan bermotor roda empat, dari 1,177 juta unit tahun 2016 menjadi 1,216 juta unit di 2017. Jumlah
tersebut diperkuat dengan peningkatan ekspor kendaraan dalam bentuk CBU
sebanyak 231 ribu unit tahun 2017 dibanding tahun 2016 sekitar 194 ribu unit.
Dari capaian itu,
pemerintah menargetkan jumlah produksi di tahun 2020 akan naik menjadi 1,5 juta
unit.

Sektor otomotif di Indonesia selama ini juga mampu
menyerap tenaga kerja cukup banyak dengan lebih dari
1,5 juta orang, yang terdistribusi pada berbagai sektor mulai
dari
industri perakitan, produsen komponen lapis pertama, kedua dan ketiga, sampai di bengkel
resmi, sales, service dan suku cadang.

 

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img