Minggu, Maret 1, 2026

Menperin: Kontribusi Manufaktur RI Tertinggi di ASEAN

Must Read

Moneter.co.id – Industri
pengolahan nonmigas berperan penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
nasional. Alhasil, kontribusinya dapat memberikan efek positif berantai seperti,
peningkatan terhadap nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga
kerja lokal, dan penerimaan devisa dari ekspor.
Selain itu,
sektor manufaktur dalam negeri menjadi penyumbang terbesar dari
pajak dan cukai.

“Suatu
negara dikatakan maju apabila industrinya tangguh. Untuk itu, kami terus fokus
menjalankan kebijakan hilirisasi industri yang konsisten membawa multiplier effect bagi perekonomian,”
kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di keterangan resmi yang diterima
MONETER.co.id di Jakarta, Kamis (04/01).

Berdasarkan
data
‘United Nations Statistics
Division’
pada tahun 2016, Indonesia menempati peringkat keempat
dunia dari 15 negara yang industri manufakturnya memberikan kontribusi
signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Indonesia mampu menyumbangkan
hingga mencapai 22% setelah Korea Selatan (29%), Tiongkok (27%), dan Jerman (23%).

Rata-rata kontribusi dari 15 negara yang disurvei adalah 17%.
Inggris berada di bawah rata-rata dengan kontribusi 10%, sedangkan Jepang dan
Meksiko di bawah Indonesia dengan capaian kontribusinya 19%. “Capaian 22% itu
sangatlah besar, sehingga Indonesia masuk dalam jajaran elite dunia,” kata
Menperin.

Sementara itu, berdasarkan laporan United Nations Industrial
Development Organization (UNIDO), Indonesia
menduduki peringkat ke-9 di dunia atau naik dari peringkat tahun sebelumnya di
posisi ke-10 untuk kategori manufacturing
value added
. Peringkat ke-9 ini sejajar dengan Brasil dan Inggris, bahkan lebih tinggi dari Rusia, Australia,
dan negara ASEAN lainnya.

Menurut
Airlangga, kontribusi manufaktur Indonesia mampu menembus 30% jika dihitung
mulai dari
proses pra produksi, produksi dan pasca produksi. “Paradigma
industri manufaktur global saat ini, berdasarkan kesepakatan di World Economic
Forum, proses produksi sebagai satu-kesatuan. Oleh karena itu, kita sudah tidak
bisa lagi melihat produksi hanya di pabrik saja,” tegasnya.

Di samping
itu, manufaktur dinilai menjadi salah satu sektor unggulan dalam mendorong
percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi nasional. Makanya, saat ini
penting melakukan transformasi ekonomi, yang menggeser ekonomi berbasis
konsumsi menjadi berbasis manufaktur.

“Apalagi,
Bapak Presiden juga menyampaikan, kebijakan ekonomi Indonesia harus terus
diarahkan pada pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkualitas,” ujar
Airlangga.

Tujuannya,
kata Menperin antara lain untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, serta
meningkatkan lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

Dalam upaya
mendorong penyebaran industri yang merata sekaligus mewujudkan Indonesia
sentris, Kementerian Perindustrian telah memfasilitasi pembangunan kawasan
industri khususnya di luar Pulau Jawa. “Pada dua tahun mendatang diprediksi
pertumbuhan kawasan industri baru akan terus meningkat dengan dibangun delapan
kawasan industri baru di luar Pulau Jawa dengan potensi penyerapan tenaga kerja
sebanyak 296,3 ribu orang,” ungkapnya.

Menperin pun
berpandangan bahwa Indonesia dalam proporsi ekonominya dapat dikategorikan
sebagai sebuah negara industri. “Kunci sukses dalam industrialisasi terdapat
tiga faktor utama, yaitu sumber daya manusia (SDM), modal atau investasi, dan
teknologi,” tuturnya.

Untuk itu, peningkatan kompetensi SDM melalui pendidikan dan pelatihan
vokasi merupakan salah satu program prioritas pemerintah saat ini setelah
pembangunan infrastruktur. “Penyiapan SDM terampil bertujuan untuk membentuk
dan menghasilkan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan dunia industri. Kami telah
melaksanakan pendidikan vokasi yang link
and match
antara SMK dengan industri,” pungkasnya.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img