Kamis, Maret 12, 2026

Menteri Teten: 22,81 Juta UMKM Telah Lakukan On-boarding

Must Read

Moneter.id – Jakarta
– Sebanyak 22,81 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga Agustus
2023 melakukan on-boarding atau
digitalisasi ke platform dalam jaringan atau daring (online). Atas capaian
tersebut, pemerintah mendekati target digitalisasi 30 juta UMKM di Indonesia
pada 2024.

“Sering kami sampaikan, ini 30 juta target kita. Hari ini
22,81 juta UMKM telah on-boarding,”
kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki di Jakarta,
Senin (4/9/2023).

Kata Teten, Kementerian Koperasi dan UKM juga menyoroti
pentingnya kehadiran platform digital dengan skala lokal yang membidik pasar
per wilayah atau daerah.

“Platform digital dengan skala lokal akan lebih relevan
untuk UMKM, terutama untuk usaha yang berskala mikro,” jelas Teten.

Menurut Teten, apabila usaha masyarakat yang berskala
mikro terhubung ke platform digital berskala nasional, maka usaha tersebut akan
kesulitan untuk bertahan karena produksinya yang kecil. “Kami ingin ada
platform-platform lokal. Ada skala lokal,” kata Teten.

Digitalisasi UMKM merupakan salah satu dari delapan
capaian program prioritas Kemenkop UKM pada 2023. Adapun sejumlah capaian
lainnya adalah realisasi kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp149,9 triliun,
mendata 9,08 juta UMKM berdasarkan nama dan alamat, serta membangun pabrik
minyak makan merah di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Selain itu, Kemenkop UKM juga berhasil menyalurkan dana
bergulir sebesar Rp1,03 triliun ke koperasi dan UMKM, memperluas kemitraan UMKM
dengan perusahaan di BUMN maupun swasta, menjalankan lima pilot project subsidi solar untuk para nelayan, serta
mengefektifkan 40 persen belanja pengadaan barang/jasa pemerintah.

“Pihaknya merealisasikan 50,76 persen dari anggaran
Kemenkop UKM untuk 2023, dengan nominal sebesar Rp1,32 triliun setelah dikurangi
automatic adjustment (AA),” ucap Teten.

Automatic
adjustment
(AA) merupakan kebijakan pencadangan belanja
kementerian/lembaga diblokir sementara yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan
(Kemenkeu).

Dalam rangka mempercepat serapan anggaran 2023, Teten
mengatakan bahwa pihaknya akan mengawal program prioritas dengan alokasi
anggaran yang cukup besar, seperti pendataan UMKM, pengadaan rumah produksi
bersama, dan rumah kemasan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kantongi Rp44,9 Triliun, Penerimaan Bea Cukai Turun Rp7 triliun Dibanding Februari Tahun 2025

Hingga Februari 2026, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp44,9 triliun. Raihan ini setara 13,4 persen...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img